Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DONATUR ASI JADI CINTA CEO

DONATUR ASI JADI CINTA CEO

Ulang tahun pertama Elio--putra mereka--seharusnya jadi perayaan cinta bagi Nadine dan Arvan. Namun yang datang justru duka, nisan, dan pengkhianatan. Nadine berdiri di pemakaman anaknya, menggenggam boneka beruang kecil, satu-satunya peninggalan yang masih mengandung aroma tubuh Elio. Anak itu bisa diselamatkan—kalau sang ayah, Arvan, bersedia mendonorkan sumsum. Namun yang Nadine dapatkan bukan pertolongan, melainkan penolakan dan penghinaan serta perselingkuhan dua orang terdekat. Seketika dunia Nadine runtuh, saat sebuah pesan video dari nomor tak dikenal mengungkap perselingkuhan antara Arvan dan sepupunya sendiri, Raline. Lalu, pesan lain menyusul: "Kau terlihat cantik dalam baluta
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Dikejar-kejar Brondong

Dikejar-kejar Brondong

Bagaimana rasanya menjadi seorang janda yang dikejar-kejar cintanya oleh brondong yang memiliki kualitas premium? Inilah yang terjadi kepada Sofie, seorang janda dengan satu putra ini dan juga seorang desainer interior yang bekerja di sebuah perusahaan konsultan berskala internasional. Kembalinya Sofie ke dunia kerja, dikejutkan dengan kehadiran seorang pria yang sempat ditemuinya tanpa sengaja. Pria itu bernama Rakha, yang ditugaskan menjadi asisten Sofie dalam proyek-proyeknya. Kehadiran Rakha, ternyata tidak hanya mempermudah pekerjaannya, tetapi juga kehidupan pribadinya. Tetapi siapa sangka, jika sang asisten ternyata memiliki kehidupan ganda yang sangat berbeda. Ketika di s
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Selama 8 tahun, aku selalu menemani Farrel Grattino menapaki kariernya di dunia penerbangan dari seorang kopilot hingga menjadi kapten. Di tahun tersibuknya, aku bahkan rela mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memasak sesuai jadwal penerbangannya. Pernah suatu kali aku bertanya, "Suatu hari nanti apakah kau bisa mengajakku melihat langit di ketinggian sepuluh ribu meter yang selalu kau lihat? Sekali saja." Dia bahkan tidak menghentikan sumpitnya. "Itu tempat kerja, bukan taman hiburan." Aku menjawab, "Baik." Sejak saat itu, aku tidak pernah mengungkitnya lagi. Hingga suatu malam ketika sulit tidur, aku tanpa sengaja menemukan album foto yang dikunci dengan kata sandi di ponselnya. Di dala
903 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status