Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa
"Lastri, bapak ini menjalankan usaha pinjaman. Kamu jangan mudah kasihan sama orang, apalagi macam Dirga dan ibunya itu, hutangnya banyak enggak cuma pada kita,"
"Aku yakin dia akan memenuhi janjinya. Biarkan saja, toh sekarang harga bebek lagi bagus. Nilainya lebih tinggi dari seekor kambing yang belum dewasa itu," lanjut Lastri.
"Aaaakh! Sudahlah, bawa pergi kambingmu itu. Awas kalau kamu telat bayar, habis kalian!" mendapatkan desakan dari putrinya sendiri akhirnya Pak Wira luluh. Dirga lekas menukar kambing tersebut dengan sepuluh ekor bebek, tak lupa ia memandang Lastri yang kali ini bertindak sebagai dewa penyelamat.