Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Rujuk Demi Anak

Terpaksa Rujuk Demi Anak

tanya Rani. "Boleh saja. Lagipula takut perut anak-anak sakit karena langsung makan es krim dan tidak makan nasi terlebih dahulu." jawab Kenzo. "Baiklah, Mas ingin makan apa?" tanya Rani. Pria itu melihat ke arah makanan dari ujung kanan sampai ujung kiri. "Bakso seperti nya enak, tapi nasi goreng juga enak. Tidak mungkin saya rakus di tempat umum seperti ini, apalagi ini pesta rekan bisnis saya, hahaha." Kenzo tertawa.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

kekeh bahagia diselipkan di balik pilu dan kebingungan yang selalu menaungi hampir sebagian besar hatinya. “Iya non, Kenzo banyak makan sama jajan. Mbak tidak sembarangan memberikan makanan, jajan juga selalu yang sehat seperti roti dan buah-buahan, kadang olahan sayuran kering sebagai makanan ringannya.” Amelia membentuk garis senyuman puas untuk hasil bekerja ibu asuh Kenzo. “Amei sangat-sangat berterimakasih sama Mbak, kalau Kenzo bukan diasuh sama Mbak mungkin ceritanya lain.”
1046.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai snack kenji
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
Indah Hayati
moga erland bakal sadar dari koma nya dan bisa bersatu dengan kenzo dan amelia apalagi papa erland pengen pisahkan amelia ama kenzo anak nya sendiri gimana ya reaksi william kalo tau nitara penyebab erland kecelakaan
Desti Angraeni
Hi, kakak" semua ada pengumuman sedih ... hiks. Season 2 nggak akan tayang di GoodNovel karena udah 2x ditolak. Jadi aku up di pf sebelah, cuma di sana aku up season 1 dulu sampe habis. Jadi, season 2nya agak lama karena harus nunggu tamat season 1. Nanti kakak" mampir aja ke HiNovel. ^^
Baca Semua Ulasan
Menantu Tak Dihormati Ternyata Putri Konglomerat!

Menantu Tak Dihormati Ternyata Putri Konglomerat!

"Sebentar lagi main." Irene mencari posisi duduk ternyaman, serius melihat layar televisi. "Nonton tidak ada camilan rasanya ada yang kurang." Kevin pergi ke dapur tidak lama kemudian sudah kembali lagi dengan membawa beberapa bungkus Snack. "Darimana ini?" tanya Irene mengambil satu bungkus snack keripik singkong. "Itu di lemari belakang banyak. Aku sengaja beli agar saat aku ke sini ada camilan."
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia (Akhirnya aku kembali padamu)

Istri Rahasia (Akhirnya aku kembali padamu)

Belum sempat menyelesaikan omongannya, kujejalkan nasi ke dalam mulutnya. "Sabar Ken," ucapnya sambil mengelus-elus dada. "Udah ah makannya, nggak ada rasanya!" Tiba-tiba pak Kenzie merajuk. "Apaan si, kaya anak kecil aja. Kalau mau cepet sembuh ya makan yang banyak! Terus minum obatnya. Udah berbaik hati lho saya nyuapin Bapak. Malah nggak dihabisin nasinya," gerutuku.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

Zeno membungkuk agar sejajar dengan Ken. "Apa?" tanya Ken, cemberut. "Aku tahu kamu tidak suka roti lapis sayuran, kan?" tanya Zeno. "Ya, kenapa?" tanya Ken, memalingkan wajahnya dengan tangan masih terlipat. Ia bertekad untuk tidak melakukan apa pun yang akan Zeno katakan. Ia tidak akan tertipu oleh tipuannya. "Sikat gigimu, mandi, aku akan membuatkanmu wafel susu manis, dan..."
882 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Ken tampak berpikir. "Seperti?" Tanyaku saat Ken benar-benar diam. "Kamu makan apa di tempat temanmu?" Aku tidak mengira Ken akan bertanya seperti itu dengan pandangan yang membuatku mengernyitkan dahiku dalam. Rasanya, aku ingin tertawa keras tapi bibirku hanya menunjukan senyum tipis. "Apa itu hal yang ringan?" Ken mengangguk, "hari ini aku makan tuna tanpa nasi," ucap Ken membuatku langsung mengingat bocah berpipi gembil penggemar nasi yang sudah ia tidurkan.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

Wajah Rimbun mulai memucat melihat Ken melangkah masuk, dengan kaos putih ketat yang tipis menampakan dadanya yang bidang dengan otot lengan yang kekar. Ken membawa nampan berisi dua gelas minuman. "Kamu sudah selesai mandi?" "I, iya." gugup. Ken tersenyum. "Minum ini." 'Apa itu? Jangan-jangan jamu kuat.' "Minumlah. Aku bingung mau memberi kamu minum apa. Susu,kamu biasa tidak suka. Jadi, aku membuat jus alpukat saja. Maaf ya? Malam-malam menyuruh mu minum jus."
9.3103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Hamil anak siapa?

Hamil anak siapa?

Alran tidak tau maksudnya. “Suki, Lan. Kenan suka makanan Jepang. Kalau nggak berjenis panggang-panggangan, tepan yaki Kenan suka. Mirip Deva. Lidah masakan Jepang.” “Oke siap! Kebetulan Om Arlan lapar, kita makan yang banyak, yuk! Sushi gimana?” tawar Arlan lagi. “Iya.” Kenan mengangguk tapi tetap membuang muka. Arlan mengusap kepala Kenan. Namanya anak kecil, akan selalu ada sifat seperti itu.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

“Oke.” Pak Ken berdiri. Tubuhnya yang tinggi dan atletis itu melenggang menuju kulkas. Dia mengambil tiga kotak sari kacang hijau sekaligus. Kemudian, dia berjalan ke meja pendaftaran tadi. Mungkin mau bayar. Tak lama, Pak Ken duduk lagi di sebelahku. Aku hampir kaget saat dia menempelkan sekotak minuman dingin itu ke pipiku. Dingin.
1060.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Allea, Anak yang Dirahasiakan

Allea, Anak yang Dirahasiakan

Makanan yang terhidang di meja makan sudah dingin karena Kenan terlalu lama berdiam diri dalam kamar. "Apakah lauknya mau saya panaskan kembali, Den?" tanya pembantunya. "Tidak usah, Bi. Aku hanya ingin makan sandwich," ucap Kenan sambil meraih satu potong sandwich dengan ukuran sedang. Kenan menikmati sarapan paginya. Namun, rasanya terasa hambar dan ia masih berpikir tentang kejadian semalam. Ia masih benar-benar belum percaya pada perkataan Rebecca.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai snack kenji
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status