EUFORIA
Entah, apakah pisangku juga ikut terkena tumpahannya.
Yang jelas, tubuhku seperti mati rasa. Panas pun tak terasa. Oleh kehampaan rasa ini, aku seperti mayat hidup yang tiada lagi dapat berekspresi seperti manusia pada umumnya.
“Adrian? Kamu nggak apa-apa?”
Berusaha diriku mengangguk. Meski pelan, kuyakin Kiana memahami.
“Kamu kelelahan, Adrian. Kamu istirahat aja, ya.”
ตอนยอดนิยม