Di Tepi Tebing
“Kami berasal dari dunia yang sama dulunya, sebelum ada suatu peristiwa yang akhirnya membuat aku mundur dari jalan itu. Kami adalah orang-orang, yang seringkali mengerjakan pekerjaan sulit yang tidak bisa di kerjakan orang biasa. Kami terlatih, bekerja di senyap, dan tepat sasaran. Apakah kakak paham?”
Aku hanya melongo mendengar penjelasannya, dan mengeleng.
“Boleh dikatakan kami adalah “orang khusus.”
“Orang khusus?” Tanyaku masih kebingungan oleh penjelasan laki-laki di depanku yang berputar.
Laki-laki itu masih dengan tatapan yang dingin, tangan mengenggam cangkir kopi.
Belum tuntas kebingungannya, suara telp berbunyi di dalam kamar, aku terlonjak, pasti itu telp dari Pita.
Bab Populer