MasukAres Allan. Pria tampan penuh karisma berstatus lajang. Belum pernah menikah namun dalam hitungan jam statusnya berubah menjadi seorang ayah muda. Hatinya belum tenang, dan sang ibu datang lalu berkata. "Ia butuh seorang ibu." Terry bersuara lirih. Ares mendesah, memijat kepala ia mengerti pemikiran sang ibu mendorongnya untuk segera menikah. Pria itu berpikir pasti bisa memberikan yang terbaik untuk putra semata wayang. Qyana Thomas (Cherry) Gadis manis periang dan ramah. Hidupnya berubah sejak sang ayah meninggal. Cherry lebih memilih kerja keras dari pada harus kembali ke rumah. Rumah'kah? Bahkan kata itu tak layak untuk tempat mewah yang katanya dapat berbagi kehangatan keluarga. Bagi Cherry rumah adalah neraka. Follow IG: viruz04.art
Lihat lebih banyak大統領スイートは、柔らかく拡散する光に包まれていた。まるで部屋の隅々まで、物事をはっきりと見せないように設計されているかのようだった。すべてが音を殺し、静かだった。控えめでありながら、息苦しいほどの贅沢。カーテンは閉め切られ、外界を遮断していた。街の上に浮かぶその密閉された空間の中で、シャンテルは横たわり、手首を腹の上で組み、目には黒い絹の目隠しをされていた。
どれだけ待ったか、もうわからなかった。五分かもしれない。三十分かもしれない。
十二回目だった。
あと八十八夜。すべてが終わるまで。彼女が自由になるまでは。
音もなくドアが開いた。彼が入ってくるのは見えなかったが、その存在はすぐに感じ取れた。あのウッディでドライな、控えめだが官能的な香水。彼の匂い。千の中からでも見分けられる匂い。それは彼女の喉の奥、腰の奥、鼓動の内側にまで刻み込まれていた。
彼は何も言わなかった。決して何も言わない。
シャンテルは、隣のマットレスが沈むのを感じた。空気の張り詰め方が変わった。まるで部屋の分子の一つ一つが、彼女が決して見ることのないこの男の、沈黙した権威の前に屈服するかのように。彼の熱が近づいてくる。ゆっくりと、制御されて。彼女はすぐにそれを認識した。この熱を、彼女は恐れると同時に待ち望んでいた。
彼は彼女に準備ができているかどうか、決して尋ねなかった。その必要はなかった。契約は明確だった。彼女はそのすべての条項を熟知していた。
彼の指が彼女の腰を滑った。ゆっくりと、不気味なほどの正確さで。指が触れた場所はすべて、皮膚の下に広がる震えを残した。まるで制御不能な神経の波のように。彼は計算された遅さで彼女の骨盤の輪郭をなぞり、すべての曲線を探った。彼女は何も見えなかったが、すべてを感じていた。彼のズボンが裸の太ももに擦れる微かな感覚。彼女自身の柔らかな曲線とは対照的な、彼のわずかにざらついた指の乾いた質感。
彼の手のひらの圧力が増し、下腹部へと下りていき、そして秘部の直前で止まった。まるで彼女を熱っぽい期待の状態に閉じ込めておくかのように。その待機は、ほとんど苦痛にさえなり始めていた。
彼女は彼に触れることを許されていなかった。それがルールだった。しかし、彼女の指は思わず収縮し、シーツに食い込んだ。彼の一つ一つの仕草を返したいという衝動に駆られた。彼の息を止めさせたい。彼を自分の中に繋ぎとめたい。しかし、彼女にはその権利がなかった。彼女の手のひらは自分の太もも、喉、そして脚の間の耐え難い虚無に押し当てられた。彼がまだいない場所。彼女が既に欲している場所。
彼はさらに身を乗り出し、胸が彼女の胸にかすかに触れ、唇はゆっくりと、陰険に下りていった。彼の唇が太ももの内側をかすめた時、彼女はかすれた、あまりに生々しくて偽りようのないうめき声を殺しきれなかった。腰が制御不能な痙攣で跳ねた。
彼は止まった。リズムを決めるのは彼であることを、彼女に理解させるかのように。彼女は征服されるべき土地に過ぎないのだと。彼は彼女を喜ばせようとしているのではない。彼女を探検しているのだ。解剖している。支配している。
そして今夜、今夜の彼は、優しくもなく、凶暴でもなかった。彼は正確だった。ほとんど残酷なほどの遅さで。野性的な忍耐で。まるで素手で彼女を解体しようとしているかのようだった。
彼の指が、わずかに開かれた彼女の太腿の間に滑り込んだ。
彼女の腰は思わず浮き上がった。求めて。呼んで。まだ訪れないものを要求して。
彼は唇をゆっくりと、じらすように、彼女の唇まで這い上げた。しかし、触れはしなかった。そこにとどまり、近くで、息を切らし、無言で。
そして、彼は彼女の中に入った。一気にではない。叫び声とともにでもない。しかし、獰猛なほどの遅さで。
「あ…あ…なんてこと…そう…」
彼女は弓なりになり、息を切らし、唇は声なきうめきに開かれ、指はシーツに跡がつくほど強く握りしめられた。こみ上げる炎を抑えきれずに。この、分厚く、燃えるように熱く、制御不能な高まりが。喉を締め付け、彼女のすべてを空っぽにした。彼以外のすべてを。彼はほとんど動かなかった。彼女が感じられる程度に。彼女がもっと欲しがる程度に。
彼女は懇願したかったが、言葉は喉の奥に詰まったままだった。ここに言葉の入り込む余地はなかった。ただ、吐息と、震えと、波があるだけだった。
彼の動きの一つ一つに、彼女の思考は一つずつ崩れ落ちていくのを感じた。耐えられる限界ぎりぎりの、計算された往復運動。
「んん…あ…もっと…止めないで…」
彼女は均衡を失った。もはやただの肉体だった。差し出された肉。途切れる呼吸。抑えられた絶頂。
そして、その目の上の暗闇の中で、その湿った闇の中で、彼女はすべてを忘れた。自分の名前も。自分の過去も。契約も。数字も。
残ったのは彼だけ。彼、正体不明の彼。彼、決して見ることのない彼。彼、声すら知ることのない彼。しかし、そのたびごとに、彼女の中に、より深く、より消えない刻印を焼き付ける彼。
それが終わった時、彼女はそこに横たわったままだった。息を切らし。裸で。震えて。空っぽで。打ちのめされて。残存する痙攣でまだ締め付けられる腹。彼の不在で脈打つ中心。開かれた脚。
Lantas kala kebahagiaan mengalir deras mampu menampilkan senyum dalam arti sesungguhnya. Cherry tidak lagi merasa sendiri ataupun kesepian jika ia berada di tengah keluarga. Cherry bisa merasakan cinta serta kasih sayang tulus dari kedua mertua, Lina juga lainnya. Seiring waktu bergulir kegiatan Cherry semakin bertambah, selain menjadi ibu rumah tangga, Cherry disibukkan sebuah bisnis kosmetik dengan Brand 'Queen Cherry' dan telah tersebar di beberapa negara. Sedikit cerita, dua Minggu setelah menikah Cherry meminta izin pada Ares untuk pergi ke Miami dengan alasan ia masih memiliki kontrak kerja sama dengan beberapa produk iklan serta ada satu dari perusahaan ternama. Cherry tahu konsekuensi yang ia dapat pasti akan sangat merugikan, juga harus membayar ganti rugi. Terlebih sepengetahuan Cherry anak magang ataupun model yang telah menandatangani kontrak tidak boleh menikah sampai batas waktu yang ditent
Suara tawa renyah Prime mengudara lantas menjerit kuat saat manik anak laki-laki itu melihat mommy Cherry berdiri di ujung tangga. "Mommy, I miss you," kata bocah laki-laki itu berjalan setengah berlari dikuti Rira dari belakang yang tampak ketakutan kalau Prime akan terjatuh. "Oh, ya Tuhan, hati-hati!" Kekehan kecil Cherry terdengar berselisih dengan rasa khawatir saat ia menyambut suara serta tingkah lucu Prime, membawa anak laki-laki itu ke dalam dekapan. "Me too, handsome," Cherry menoel hidung kecil Prime dan bocah itu tertawa riang. Ares tersenyum menawan, mencium gemas pipi Prime sebelum mengeluarkan protes. "Sama Daddy tidak rindu, ya?" Lucunya Prime menggeleng lantas menjawab dengan suara belepotan ala-ala anak seusianya. "I'm not miss you," Ares menutup wajah berpura-pura menangis sedih. Prime yang kala itu dalam gendongan Cherry mencoba meraih jari besar Ares bermaksud menjauh tangan besar itu dari
Kalian pasti mengenal kata euforia, bukan?! Salah satu aksen wujud nyata sebuah kegembiraan tak terbatas, bersemangat, bergairah dan ... ah, tentu saja sangat intens. Kali ini euforia datang secara mendadak kelewat serius sampai si Pemilik ikatan dibuat canggung serta linglung. Kebahagiaan dari komitmen lembaran baru singgah menyapa Ares Allan yang berhasil memberi gelar gadis pujaan bernama Qyana Thomas sebagai istri sah miliknya, memberi warna juga bentuk lain memaknai kisah mereka di atas kanvas bernama takdir yang mengharukan. Detik menjelang kebahagiaan lidah Ares nyaris terkilir melecut kata penolakan. Sungguh papa tampan merasa bersyukur mampu mengendalikan diri. Beralih pada Cherry, gadis bernama asli Qyana Thomas sempat salah tingkah mendapati detik demi detik dalam hidupnya digulung ombak kebahagiaan kental. Cherry hampir tidak percaya, mendapat hadiah terbaik di hari yang tidak pernah ia duga. Yah, kedua insan di sana masih semp
Terry tampak gelisah. Kaki wanita paruh baya itu tidak henti menyapu marmer pada jejak yang sama. Menggigit kuku jari telunjuk polos tanpa pewarna, sesekali Terry menoleh berharap seseorang yang ia nantikan muncul dari balik pintu utama. "Apa benar, ya?" monolog Terry, membuang napas halus. "Percaya atau tidak ya?!" Wanita paruh baya di sana terlihat bimbang mengenai ucapan sang suami. Terry sempat memasang wajah sangar kala James tiba-tiba membangunkan dirinya untuk terjaga sesaat dan menunggu pria itu kembali ke rumah. Tentu saja bukan hal mudah untuk James langsung keluar rumah begitu saja mengingat langit di luar masih tampak sangat gelap, yang lebih utama, besok adalah hari penting untuk putra mereka. "Bagus, kau ingin lepas tangan atas nasib putramu sekarang." Kalimat ketus istri tersayang langsung hinggap ke telinga tepat setelah kelopak Terry terbuka, serta-merta menyidik sinis penampilan rapi James dari atas sampai bawah
Dua Minggu pasca kejadian memuakkan Ares tidak memberi perintah apa pun pada Eric. Papa tampan lebih memilih bertindak berhati-hati. Mengikuti segala keputusan atau lebih tepatnya perintah sang Ayah tanpa harus kembali bersuara. Ares selalu datang jika sang Ayah hanya mengirim sebuah pesan sekali
Ares memutar bola mata malas lalu menutup pintu mobil kasar. Melangkah masuk area gedung yang sama sekali tidak ada dalam daftar jadwal kegiatan pria itu. Kalau bukan karena sang Ibu dirinya tidak akan sudi melakukan hal sia-sia seperti ini. Pintu lift terbuka, langkah Ares semakin berat k
5 jam sebelum pernikahan .... Cherry belum mau beranjak dari sofa dekat jendela kamar. Gadis itu sedang berusaha melepas kisah asmara yang dalam hitungan jam ke depan menjadi kenangan. Cherry tersenyum memandangi bulan indah bersinar terang di atas sana. "Ayah," Cherry memangg
Tanpa harus menggali lebih jauh Ares tetap tahu apa yang ada di dalam lubuk hatinya. Apa yang membuat dirinya jatuh dan sakit berkepanjangan. Tidak ingin larut dalam kesedihan, pria itu menambah waktu sibuk guna melepas beban pikiran tertinggal dari segala persoalan yang tak kunjung ada jalan kel






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak