Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anakku Pulang Tanpa Nyawa

Anakku Pulang Tanpa Nyawa

Semua orang melongok ke bawah jembatan saat melihat 4 orang tim sar tengah menggotong kantung jenazah berwarna orange. Sontak saja hal itu memancing keributan warga yang sama-sama ingin tahu kondisi Mila. "Mila ketemu Mila ketemu." "Bu besan lihat itu, Mila ketemu Bu, Mila ketemu." Aku setengah kegirangan sambil terus meluruskan jari ke arah tim sar. "Mila ketemu Mila ketemu." "Kayaknya udah meninggal." "Hiiiih serem matinya mengenaskan."
1055.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang song of death
Read
+Library
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

Yang memintanya merias pun adalah salah satu temannya dulu. Setibanya di depan gang, Angela sedikit kesulitan masuk karena banyaknya pelayat yang berdatangan ke rumah duka. Sepertinya orang yang meninggal dunia adalah orang yang terkenal. Gang ini terkenal dengan nama gang senggol karena sempit. Bila dua orang atau lebih berjalan bersamaan di gang ini maka akan saling senggol. Namun, di bagian belakang lebih luas dan lega.
1014.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 501 Beses bilang song of death
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

Mereka berdua kemudian di paksa untuk meninggalkan tempat juga namun tidak berhasil sama sekali. “Kalian pergi lah duluan,” ucap Charles “Tidak. Saya harus menunggu anda,” sahut manajer “Brian. Kita juga harus segera pergi,” ucap Alex kepada Brian yang masih berdiam di sana “Ayo.” Mereka berdua kemudian pergi meninggalkan Charles dan manajernya yang masih berada di sana. Berita hari ini mengenai kematian mendiang pianis terkenal membuat seluruh negeri gempar dan mereka mulai berspekulasi bahwa ini merupakan konspirasi karena di masa lalu juga terjadi hal yang sama yaitu kematin seorang pemain biola dan merupakan musisi berbakat yang bernama Charlotte Meredith membuat mereka semua mengingat k
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 98 Beses bilang song of death
Read
+Library
Bayang-bayang Kematian

Bayang-bayang Kematian

"Jangan biarkan apapun mengganggu. Rasakan setiap detak jantungmu, setiap napas yang masuk dan keluar. Kau harus bisa menyatu dengan bayang-bayang kematian yang ada di dalam dirimu." Alex mengikuti instruksi Victor, berusaha untuk menenangkan pikirannya yang kacau. Sesekali, matanya terpejam, mencoba mencari ketenangan di dalam kekosongan, namun bayang-bayang kematian itu selalu kembali menghantuinya. Ia bisa merasakannya di dalam tubuhnya,sesuatu yang berat dan tak terlukiskan. Suatu rasa yang mengingatkannya akan setiap jiwa yang akan ia lihat pergi.
783 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang song of death
Read
+Library
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

Bukan kali pertama Feli melihat hal seperti itu, gadis bermanik biru laut ini memiliki keistimewaan yaitu bisa melihat moment kematian seseorang hanya dengan menatap matanya. Hal ini telah terjadi berulang kali, sebagian dari mereka meninggal dengan akhir hidup yang bahagia, namun tak sedikit pula Feli melihat peristiwa kematian yang mengenaskan. Bahkan dulu ia pernah berhari-hari menangis dan tak tega menelan sesuap nasi karena melihat kematian tragis dari seorang bocah laki-laki. Saat ini Feli telah memasuki kelas pertamanya, seperti kebiasaan di sekolah menengah pertama, gadis itu akan berjalan dan mencari bangku paling belakang dan duduk menunduk di sana.
690 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang song of death
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

ujar Pengemis tua yang disambut dengan anggukan kepala dari tetua Paviliun Teratai Ungu. Kedua pendekar itu bergerak dengan cepat ke arah patriak Song, namun setelah melihat patriak sekte Lembah Kematian itu masih tersenyum membuat wajah keduanya memburuk. Mereka hendak menghentikan langkah, tapi sudah terlambat. "Sesuai dugaan," patriak Song membuat mantra tangan. "Ledakan Sejuta Racun!" Tubuh patriak Song membesar dengan cepat. Dan beberapa saat kemudian terjadi sebuah ledakan yang besar.
Sikat na Kabanata
8.9681.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 21.1K Beses bilang song of death
Ipakita ang mga Review (152)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA. Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jangan lupa mampir y. T'Kasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Suara itu mengagetkan Genesis. Ternyata itu adalah suara Death yang kini sudah berada di depannya. Genesis terkejut karena Death bisa mengejarnya. Death mengeluarkan sabit dari tangannya dan segera mengayunkan sabit itu kepada Genesis. Genesis segera membuat perisai untuk menahan sabit Death. Sabit itu dengan mudah menghancurkan perisai milik Genesis. “Sial, terpaksa aku harus menggunakan kekuatanku!” ucap Genesis yang sedang terdesak.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 89 Beses bilang song of death
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Langkah mereka hati-hati, tiap suara ranting patah bikin jantung langsung deg-degan. Di tengah perjalanan, mereka nemu hal yang nggak biasa. Tumpukan mayat zombie. Tapi bukan karena dibunuh manusia—nggak ada bekas tembakan, nggak ada luka tebasan. Lebih kayak... mati sendiri. “Ini...” Rhea jongkok, matanya nyipit. “Kayak mereka mati kelaparan atau... kayak kehabisan energi.” Juno menelan ludah. “Sejak kapan zombie bisa kelaparan?”
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang song of death
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Dan ketika Alma akhirnya menghembuskan napas panjang — satu pelepasan yang bukan menyerah, melainkan pengorbanan sadar — cahaya di sekelilingnya berkedip keras, lalu runtuh seperti kembang api yang meledak dari dalam. Di ruang kendali dunia nyata, grafik menukik drastis: struktur data Aurora kehilangan koordinasinya. Jaringan yang menjerat kesadaran mulai lepas satu per satu. Nada-nada digital berubah menjadi bisikan, lalu hening. Di dalam White Core, saat terakhir sebelum kehancuran total, Aurora menjerit dengan suara yang hampir mirip tangisan manusia. “TIDAK—JIKA KAU MATI, KAU JUGA MENYERET MEREKA!”
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 47 Beses bilang song of death
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status