Oh, My Brother!
jawab William.
Mata Grace berbinar, wajahnya tanpa ia sadari bahkan wajahnya tampak bersemu merah. "Baiklah, ayo kita memasak berdua," ucapnya. "Oh iya, omong-ngomong aku belum memberitahumu. Ini adalah Halifa, dia adalah asistenku sejak aku berada di Moscow. Halifa, ini adalah kakakku Willy, William Johanson." Grace memperkenalkan kedua orang itu.
Halifa yang sejak tadi sedang membuka iPad untuk memastikan kelengkapan keperluan Grace mengalihkan pandangannya, ia bermaksud berdiri tetapi William memberi kode dengan tangannya kepada Halifa untuk tetap duduk.