Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

"Ada ... ada satu yang ingin kutanyakan sebelumnya," ucapku. Aku berpura-pura tidak melihat tatapan menyakitkannya dan memfokuskan pandangan ke dadanya. "Kumohon ...." Apakah akan membuat perbedaan jika aku hamil? Aku ingin menanyakan hal itu, tetapi aku tidak tahu caranya. Aku menarik napas dalam-dalam. Begitu mendongak, aku melihatnya memutar bola mata sambil menghela napas dan berkata, "Aku nggak punya waktu untuk permainanmu, Val." Rumah? Aku tertawa pahit. Kita sudah tidak punya rumah, Marcel. Aku membangunnya untuk kita, lalu kamu menghancurkannya.
8.1126.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Hari ketiga setelah aku meninggal, tunanganku menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Kalau sudah mati, ya mati saja. Kuburkan dulu, baru kabari aku." Polisi tak berdaya, lalu menelepon orang kedua yang tercantum sebagai kontak darurat, yaitu teman masa kecilku. Dia tertawa dingin. "Benaran mati? Tapi soal mengurus mayat, bukan urusanku juga, 'kan? Langsung saja dibakar, terus abunya dibuang." Sampai akhirnya, foto jenazahku tersebar di internet. Dalam semalam, rambut tunanganku dan teman masa kecilku sama-sama memutih.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Obsessed

Obsessed

Obsessed Alina terobsesi pada Lingga—laki-laki dingin yang selalu sulit dijangkau. Setiap langkahnya selalu diperhatikannya, setiap senyumnya membuat hati berdebar. Mereka tertawa, bercanda, dan merasakan chemistry yang sulit diabaikan. Tapi di balik momen manis itu, muncul salah paham, cemburu, dan kata-kata yang tak sengaja menyakitkan hati. Satu malam mengubah semuanya. Alina pergi, meninggalkan Lingga dalam penyesalan dan hati yang hampa. Kini pertanyaannya tersisa: apakah cinta bisa bertahan dari obsesi dan salah paham, atau semuanya hanya meninggalkan luka yang tak mudah sembuh?
718 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
MERTUA BAIK, IPAR NYELEKIT!

MERTUA BAIK, IPAR NYELEKIT!

Shela dan Fahri baru saja menikah karena perjodohan. Ia pun tinggal di rumah suaminya, dan sangat senang karena mertuanya itu baik padanya. Namun, ia baru tahu bahwa ternyata ipar-iparnya adalah selebgram. Macam-macam tingkah polah mereka, kadang ngelive, kadang bikin konten di media sosial. Sementara Shela hanya diam dan mengamati mereka. Melihat Shela hanya diam tanpa aktivitas, dan dianggap tidak mandiri karena tidak bekerja, ipar-iparnya pun sering meremehkan dan menghina Shela. She tetap diam sambil tertawa dalam hatinya, "jangan pingsan ya kalau nanti kalian tau siapa aku sebenarnya."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
BENIH 2 MILIAR

BENIH 2 MILIAR

"Sebentar!" Dia menahan kedua sisi tubuhku, saat mendorong bahu lebarnya hingga setengah telentang. "Kamu salah paham, bukan jasa semacam ini yang saya inginkan." "Terus?" "Saya punya istri, dan hanya butuh anak." Aku hanya bisa tertawa saat pertama kali dia datang, menawarkan sesuatu yang lebih berharga dari intan permata. Menceritakan tentang ketidakberdayaan istrinya, dan keputusasaan menghadapi masa depannya. Dia menjanjikan komitmen yang dibalut kesepakatan pernikahan. Kontrak setahun yang bernilai milyaran untuk mengandung anak yang kelak akan mewarisi banyak harta dari dua keluarga kaya yang diuji dengan ketidaksuburannya.
1082.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai stiker tertawa bergerak
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Dwrite
Hola, Ges. B2M tinggal enam part lagi, ya. Harusnya akhir Agustus udah tamat, cuma karena aku sempet sakit makanya ke-pending. (emot nangis) Kemungkinan akan langsung aku up keenamnya akhir minggu ini (bisa lebih cepet kalau nggak ada halangan) Jadi, mohon maaf kalau updatenya lama, ya. Alapyuuu.
Hida SuryanaNuryani
ending nya itu thor ... cakep tapi sakit hatiii pas tau nindi meninggal, di kira bahagia didunia trnyata di Alam yg berbeda tapi ada bahagianya jga karena nindi insyaa alloh mendapatkan kebahagiaan dan ketanangan abadi ... terimakasih thor... aku udah kek baca kisah nyata aja nih menghayati ny...
Baca Semua Ulasan
Bodyguard Kesayangan Nona Muda

Bodyguard Kesayangan Nona Muda

"Rado, kamu beneran bodyguardnya Risty, kan?! Kenapa tiap kali kamu selesai bertugas menjaga dia selalu ada tanda merah di lehermu?" Tanganku bergerak cepat menaikkan kerah hoodie yang kukenakan. "Atau kamu lagi sakit alergi? Kalau sakit mending istirahat dulu biar nggak nular ke Risty!" Ibu Nona Muda Risty menegurku. Ketika aku masih diliputi kegugupan dan tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya, Risty tiba-tiba muncul dari balik pintu kamar hotelnya dengan menggunakan gaun tidur satin tipis yang menggoda. "Lehernya Rado habis aku makan, lalu lisptickku nempel disana. Kenapa? Mama keberatan?"
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 796 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Berawal dari perjodohan

Berawal dari perjodohan

Ben Sander Susanto, anak dari pasangan Tristan Susanto dan Ernanda Pratiwi bertumbuh menjadi seorang pria dewasa dengan karakter yang buruk. Terjebak dalam pergaulan bebas, pulang mabuk-mabukan sudah menjadi kesehariannya. Melihat putra satu-satunya pewaris tunggal Emerald Green Village, sebuah perusahaan raksasa yang bergerak di bidang properti ini semakin tak terkendali, kedua orang tuanya pun memutuskan untuk menjodohkan Ben Sander dengan seorang gadis desa, anak dari sahabat baik mereka. Lalu apa yang akan terjadi? Akankah Ben menerima perjodohan itu? Jika iya, bagaimanakah kisah perjalanan pernikahan yang tanpa berlandaskan cinta itu akan berlangsung?
1010.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Nurul Haruna
Orang lain berkata.  Hubungan mereka penuh kontradiksi. Benar-benar tidak pantas, untuk menjalin hubungan satu sama lain. Di setiap harinya, hanya ada pertengkaran **** "Egois, itu cocok buatmu!" "Diam!" Aruna menggeleng, mulai tertawa remeh. "Nggak suka dibilang egois, tapi nggak sadar kelakuan!" "Kubilang diam! Diam!" Arsen mencengkeram kasar wajah Aruna. Tidak peduli, saat mendengar ringisan Aruna. Aruna menepis kasar tangan Arsen, mulai mengusap wajahnya. Sakit, pada akhirnya diperlakukan kasar lagi. "Diam? Aku hanya mengungkapkan sebuah fakta, kali aja kau emang nggak sadar diri!" Aruna kembali menatap sengit. "Lebih baik kau pergi sana! Kekasihmu yang baru menunggu tuh!"
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Pertalian Sejak Kecil

Pertalian Sejak Kecil

Orang tuaku menelepon memberitahukan diriku, mereka akan pergi ke rumah teman masa kecilku untuk menemui calon pasangan yang dijodohkan untuknya. Teman masa kecilku sedang tidur lelap di sampingku. Aku mengira itu hanya lelucon, lalu berkata pelan, "Asterius, mereka bilang sudah mencarikan kamu calon untuk dijodohkan." Dia menjawab dengan malas "hmm", lalu menarikku ke dalam pelukannya. "Wilia yang baik, nanti kamu tolong pilihkan aku baju, lalu rapikan juga gaya rambutku." Melihat diriku tidak bergeming, Asterius membuka mata dan tertawa mengejek. "Eh, kamu kenapa? Kita cuma teman seranjang. Kamu nggak mungkin mengira aku akan menikahi kamu, 'kan?"
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Suamiku memiliki gangguan obsesif-kompulsif. Segala sesuatu di rumah harus mengikuti jadwal yang sudah dia susun. Namun pada hari ulang tahun putri kami, dia malah datang terlambat bersama asistennya. Putri kami yang juga memiliki kecenderungan obsesif-kompulsif, bukan hanya tidak marah, dia malah tersenyum dan meminta mereka berdua menemaninya memotong kue ulang tahun. Melihat mereka bertiga tertawa ceria sambil berfoto bersama dengan wajah yang dipenuhi krim kue, hatiku benar-benar hancur. Keesokan harinya, aku melemparkan surat cerai ke hadapan suamiku. Dia mengernyit, tidak memahami apa yang terjadi. "Cuma karena putri kita nggak memotong kue bersamamu?" "Ya."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai stiker tertawa bergerak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status