Samaran Terakhir
LOKASI: MARKAS DIMENSI KODE-X, RUANG INTI
STATUS WAKTU: REALITAS SEMI-STABIL
Armand dan Rael berdiri di antara reruntuhan kaca dan kabel. Sosok “Adrian-Gagal” yang muncul dari kapsul kini berdiri dengan tubuh retak seperti porselen, namun kekuatannya tak bisa diremehkan. Dengan sekali kibas tangan, dinding berubah jadi barisan kata-kata raksasa yang menghimpit logika.
“Dia mencoba menjadikan realitas sebagai buku pop-up,” teriak Rael, menyandarkan diri ke tembok yang berkedip antara nyata dan imajinasi.