SWEETHEART MAFIA
"Kamu nggak sempat bawa baju juga ya? Jangan khawatir, Sayang-kuh ..., bukan Bio namanya kalau nggak punya pakaian-pakaian cantik nan indah yang akan menggetarkan seluruh tubuh kamu!"
Bio membuka sebuah pintu kecil yang tadi abai dari pandangan mata Aiza. Rupanya di rumahnya, dia juga memiliki sebuah bilik tempat dia menyimpan pakaian, sepatu dan aksesoris, yang bisa dibilang mirip seperti toko busana. Dari berbagai merek, bermacam harga, motif, dan tahun keluaran variatif.
Namun anehnya, pakaian-pakaian yang ada di tempat itu tak hanya pakaian lelaki, tapi ada juga pakaian wanita. Kening Aiza jadi berkerut.
Hot Chapters