Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

Kemunculan senja yang memberikan pertanda berakhirnya kehidupan yang keras akibat lelahnya bekerja buat sebagian orang, justru menjadi penanda akankah jalan yang ia buka harus berhenti sampai di titik itu, atau malah berlanjut menuju kehidupan yang lebih baik. “Sekarang!” perintahnya pada seseorang di ujung telpon. Ia melirik arlojinya, dua puluh menit lagi waktu untuk rapat legalisasi PPB yang kira-kira akan berlangsung selama satu jam atau malah lebih karena ia harus mempresentasikan komunitas itu kepada para donatur, perwakilan kementrian pemuda dan juga koleganya. Presentasinya yang akan menentukan legalitas komunitas PPB itu berhak disematkan atau tidak, namun keadaan otaknya penuh deng
101.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as herrscher of finality
Read
+Library
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

Beberapa summoner yang memutuskan kembali karena menyerah dan gagal mencari batas lapangan, seketika terperangah ketika mendengar penuturan Eryk. Mereka semua pun berbondong-bondong berdiri pada batas antara terang dan gelap. Terjadi keheningan yang cukup panjang. Melalui pengeras suara, sang penguji bertepuk tangan dan berteriak. “Congratulation! Kalian telah berhasil memecahkan teka-teki ini. Tantangan sudah berakhir. Dan para summoner yang saat ini berdiri di antara batas terang dan gelap, kalian adalah pemenangnya.”
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as herrscher of finality
Read
+Library
Penguasa Kaisar

Penguasa Kaisar

Jika ada seorang Penguasa Agung atau bahkan Penguasa Surgawi yang berani melangkah keluar — maka konsekuensi nya tak bisa di bayangkan. Terakhir kali, sekitar 100 tahun yang lalu, seorang Penguasa Surgawi ranah puncak Roh Surgawi mencoba keluar dari Domain Utama, mati karena Penghukuman Langit yang secara misterius datang. Jadi, Kekaisaran Agung Ling mereka tak takut pada siapapun kecuali puncak ranah Kematian Mendalam. Mereka bertiga juga setengah langkah menuju ranah Kehidupan Mendalam, jadi, selama bukan seorang puncak ranah Kematian Mendalam, mereka percaya diri menghadapi nya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as herrscher of finality
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Keegoisan? Bukannya kalian yang meninggalkan kami—“ “Itu bukan egois, tapi kami ingin hidup.” Kepala mereka berhenti berusaha memecahkan kaca yang tebal tersebut, tak ada satu goresan pun yang membuat cela untuk serangga masuk. Delia melirik suaminya yang memang cerdas. Namun tetap saja, alasan ingin hidup pun adalah egois. Deryn memberi isyarat untuk tetap diam, ketika mereka semua menghela napas dengan ucap syukur. Usaha suaminya berhasil.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as herrscher of finality
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Untungnya sang istri tidak bertanya lebih lanjut, membuat laki-laki itu mengembuskan napas lega secara diam-diam. Di sisi lain, Avram kini berdiri di depan kuil suci di mana sang istri berada. Hergus dengan segera menyambut kedatangan sang lord yang bertamu di tengah malam seperti ini. Walaupun waktu tidurnya terganggu, Hergus tidak berniat mengusir maupun memarahi pria itu. Dirinya masih waras untuk tidak melakukannya mengingat pria di hadapannya ini adalah pemilik kekuasaan tertinggi di Dunia Immortal ini. "Salam hormat dari saya, Yang Mulia," salam Hergus memberi penghormatan.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as herrscher of finality
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

"Nona habislah kau, tuan Wiliam meminta Gubernur, kepala polisi dan kepala kantor pajak juga ikut serta menghakimi mu." Delia hanya tersenyum dan mengalihkan pandangannya kepada ketiga pria gagah yang memancarkan kharisma seorang pejabat yang sangat di hormati. Ketiga pria tersebut langsung menunduk memberi tanda penghormatan kepada Delia yang sedang bersandar di mobil Phorsce Panamera merah nya. Ketiganya serentak memberi salam pada Delia. "Salam nona Delia, akhirnya kami bisa bertemu dengan mu secara langsung bahkan sebelum acara pelantikan anda di publik."
1014.7K viewsOngoingAdded to Library 367 Times as herrscher of finality
Read
+Library
Obsesi Sang Pangeran

Obsesi Sang Pangeran

Tempat Theron melepas lelah kala beban sebagai kaisar kadang serasa tidak bisa ditanggungnya. "Para rakyat telah menunggu Anda untuk memberi penghukuman bagi penjahat itu, Baginda." Pria tua itu masih berusaha membujuk dengan sabar. Dia adalah Duke Hector, orang yang diangkat menjadi kanselir Theron. "Saya mohon, tegarlah untuk kekaisaran ini, Baginda! Anda adalah satu-satunya pilar Hillario!" Nihil. Theron sama sekali tidak memberi respon.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as herrscher of finality
Read
+Library
Sang Penguasa Mutlak

Sang Penguasa Mutlak

Dunia mendadak hening. Di udara, sebuah robekan dimensi berupa lingkaran hitam pekat terbuka. Dari dalam celah tersebut, melangkah keluar sesosok pria berambut putih. Tatapan matanya begitu dingin dan kosong, seolah-olah sedang menatap seekor mangsa yang sudah mati. "Hormat kepada Yang Mulia Yun Za!" Serentak, ketiga master yang tadinya perkasa langsung berlutut dengan tubuh gemetar.
10184 viewsOngoingAdded to Library 4 Times as herrscher of finality
Read
+Library
THE HERA'S KING

THE HERA'S KING

King terlihat manggut-manggut mendengar penjelasan dokter. Keduanya pun masuk ke dalam mobil, dari kejauhan terlihat Fred yang melihat kemesraan King dan Hera. "Maafkan aku, Ra..," ucapnya lalu ia pun meninggalkan tempat itu. Hari ini adalah hari terakhirnya melihat wanita yang ia sangat cintai itu. Sore nanti ia akan terbang jauh keluar Indonesia dan mungkin akan menetap disana. Ia ingin melupakan perasaannya kepada Hera yang sampai detik ini masih membelenggu jiwanya.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as herrscher of finality
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

"Hari ini, sang penonton akan menjadi mangsa, dan kaisar akan menjadi satu-satunya yang menulis akhir dari cerita ini." Matahari Wijaya bersinar dengan pendaran yang paling dahsyat, menembus dinding pembatas antara cerita dan kenyataan. Tuan Muda Wijaya siap melakukan busur "The Final Reckoning", di mana ia akan membuktikan bahwa sebuah kehendak yang bebas tidak akan pernah bisa dikoleksi atau dipenjara.
701 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as herrscher of finality
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status