TURUN RANJANG
“Calm down, Ardhi. Aku nggak marah dan cemburu. Ini bukan masalah besar. You don’t have to worry. Aku baru akan cemburu kalau kamu juga menatap Arunika seperti cara dia menatap kamu. But you didn’t. Dan dari foto ini malah jadi kelihatan siapa yang antagonis. It’s you.”
Ardhi tertawa kecil. “So, sekarang aku jadi pihak yang bersalah?”
Sera masuk ke kamar mandi dan mengisi bath up dengan air. “Dulu, iya. Kalau sekarang, kamu lagi nerima imbas dari kesalahan kamu di masa lalu.”
“Kesalahan karena nggak menatap Arunika dengan cara yang sama?”
Sera menggumam, “Iya. Kamu salah karena nggak bisa membalas perasaan Arunika, tapi kamu memaksakan diri tetap tinggal di samping dia.”