BUKIT TENGKORAK
jawab Snouck kesal, “Mungkin sekarang tak terlalu berpengaruh, tapi yakinlah puluhan tahun kemudian tak akan ada yang tahu kehebatan dua orang ulama ini dalam mengangkat senjata. Sunan Kudus bahkan dia seorang panglima angkatan laut, luar biasa perlawanannya, geweldig.”
Bawahan Snouck malam itu juga meninggalkan kapal yang sedang bersiap untuk berlayar ke Belanda. Mereka harus melaksanakan perintah atasannya secepat mungkin. Terutama Daalen, ia sudah sangat tak sabar untuk bertemu Cempaka. Dalam bayangannya, gadis Gayo itu pasti sudah menjelma menjadi wanita penurut dan menawan.
***