Complicated
Wajah elok berhasil membangkitkan hasrat yang semalam sempat bergejolak, dia pun mendekat, hendak mengecup bibir raum tersebut namun belum juga terkabul objeknya keburu membuka mata.
"Keluar." Katanya tajam. Langsung mengerang sambil menjambak rambut dengan frustasi.
"Kamu kenapa sih sayang? Kok tiba-tiba ngomong begitu?" Tanya si perempuan bingung, ia hendak merangkul namun dengan cepat ditepis. Orang yang dia panggil sayang medorongnya kasar.
"Apa sih lo sayang-sayang, gak jelas banget. Cepetan pergi, gua mau cabut sekarang." Katanya lagi, kali ini dengan nada memerintah yang keras.
Bab Populer