Istri Tawanan CEO Kejam
godanya, disertai tawa kecil yang penuh kehangatan, membuat Tristan mengerutkan alis dengan raut wajah yang hampir tersipu.
“Aku bukan anak kecil. Dan aku tidak menggemaskan,” protes Tristan, seolah menegaskan dirinya yang dingin dan kuat, peran yang selama ini ia kenakan sebagai CEO yang selalu serius. Sebutan ‘menggemaskan’ seolah mengusik citranya yang keras dan dingin.
Revana terkekeh, suara tawanya begitu lembut dan menyegarkan, memenuhi ruangan itu dengan kehangatan. “Baiklah, Pak CEO yang terhormat,” candanya sambil memberi sedikit anggukan.
Bab Populer