Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

Tante Clarrisa tak peduli ia harus melayani orangtua bangkotan – selama ia transferan duitnya lancar. “Oke, Jeng. Sudah nggak sabaran banget, ya?” Jeng Ries kembali mengikih. “Pak Burhan ini seleranya ibu-ibu STW alias setengah tua. Yaa, tante-tante begitu-lah, kayak Jeng ini. STW atau tante-tante trengginas. Lincah. Menggoda. Centil. Baaheenooll...! Pak Burhan tidak begitu suka cabe-cabean alias cewek-cewek muda – mereka terlalu kurus. Meski, yah, kalau ditawarin gratis beliau juga tidak menolak. Tetap diembat! Naahh, akhir pekan besok Pak Burhan diajak pesiar di Pulau W. Ia minta dicarikan teman bobo’ selama dua hari itu. Tenaang, Jeeng, bayarannya memuaskan!”
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

tanya Nawang. “Air putih aja,” jawab Kenes, menelusuri ruangan dengan rasa ingin tahu. Nawang tersenyum kecil. Pasti Kenes tidak pernah mengunjungi rumah sederhana seperti ini karena terlahir dalam keluarga berada. Setelah minum dan berbincang ringan, Nawang mulai membuka percakapan yang sebenarnya. “Pakde Gatot orangnya baik banget ya, Nes…” Nawang mencoba bersuara santai. “Aku pernah ditawari tumpangan sewaktu pulang dari bank beberapa hari lalu.”
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 748 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Mas, Baksomu Ngangenin

Mas, Baksomu Ngangenin

Andre bergegas menuju teras samping. Andre mengambil keempat meja yang dia buat, dan membawanya dengan susah payah menuju kios hingga tubuhnya basah kuyup. “Huh, sok jual mahal. Eh … tunggu, kenapa aku birahi liat dia hari ini? Aneh,” gumam Bu Ram.
201 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Perkataan itu keluar dari tunanganku yang telah bersamaku selama delapan tahun dan mengatakan bahwa dia sangat mencintaiku. Ekspresiku pun menjadi dingin. Aku berkata kepada Hansen dengan nada dingin yang belum pernah kugunakan. "Kamu pikir aku yang salah setiap kali dia menangis? Kamu itu tunangannya atau tunanganku?" "Hansen, kamu harus paham sesuatu. Dia itu meminta dua ginjal! Siapa yang sebenarnya memaksa siapa untuk mati, hah!" ... Sebersit cahaya pun berkilat dalam pandangan Hansen. Dia memperhalus nada bicaranya dan memperlembut suaranya.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Istri Abangku

Istri Abangku

Bersambung 
1019.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

"Sparing?" "Yoi. Latihan deh malem ini lo semua, biar gak kalah pas sparing," cowok itu mengambil kunci motornya berserta rokok yang tergeletak di atas meja. Jevan memakai jaket dan ranselnya, kemudian membayar minumannya ke Kang Hasung. "Tumben jam segini maneh udah pulang," ucap Kang Hasung heran sambil memberikan kembalian.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Kalo jodoh nggak bakal kemana 😁 Aku kembali ke layar pesan dan melihat pesan di bawahnya. From: BangSak Dasar bucin! To: BangSak Dasar tukang sirik! 😡 From: Bang Bim Cie official cie ... Jangan lupa PJ To: Bang Bim Dasar tukang ngadu! 😤 To: Bang Bim Liat tuh abang kesayangan lo sekarang nggak mau balik!
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Hitam

Dewa Naga Hitam

Paviliun Seribu Harta bintang. Setelah meninggalkan arena, Fang chen dan dua orang lainnya tiba di Paviliun Seribu Harta bintang Kota Violet. Paviliun Seribu Harta bintang, sesuai dengan namanya, memiliki banyak harta yang tak terhitung jumlahnya. Keterampilan Bela Diri, Teknik kultivasi, senjata, pil, bahan, dan sebagainya. Itu juga merupakan tempat paling ramai di Kota Violet.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

November, 1996 Seburat senja baru saja tenggelam di bawah garis cakrawala ufuk barat. Honda Civic Verio berwarna merah keluaran terbaru itu berhenti di sebuah rumah kumuh yang terletak di atas tebing terjal, sekitar satu kilometer dari Desa Makmur Jaya. Rumah milik seorang paranormal yang sudah lama diasingkan warga sekitar karena kehadirannya yang dianggap sebagai pembawa sial dan penyebab daerah itu mengalami krisis perekonomian. Meskipun kehadirannya tak diinginkan warga sekitar, tetapi jasanya justru banyak digunakan orang-orang di luar desa bahkan kota yang ingin mencoba peruntungan dengan mendalami ilmu hitam dan bersekutu dengan setan.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
TUKAR RANJANG

TUKAR RANJANG

Segera setelah tahu siapa yang datang Mbok Nah memeluk tubuh Karin dan mempersilakannya masuk. Karin duduk di salah satu kursi kayu yang tersedia di ruang tengah berukuran 6 x 6, sembari meletakkan Tiara di pangkuannya, sementara Mbok Nah mengambil minum. “Gimana kabarmu dan Den Adam, Nduk?” tanya Mbok Nah setelah kembali dengan membawa teko dengan dua gelas kaca, dan toples berisi rengginang. “Alhamdulillah baik, Mbok. Ng ... keluarga di sana gimana?” tanya Karin ragu.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 746 kali sebagai stw ngangkang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status