Dinikahkan dengan Pewaris Cacat
Cup!
"Kenapa kamu harus berkata seperti itu, Sayang? Dengar ya, bagiku, kamu adalah sosok suami yang paling terbaik dan paling luar biasa di dunia ini. Aku selalu merasa sangat bahagia dan beruntung karena bisa menjadi istrimu sekarang, Sayang," ucap Belviana tulus sambil menatap sayu ke arah sang suami. "Bahkan sebaliknya, justru akulah yang terus-menerus merasa banyak kekurangan dan merasa belum pantas untuk bersanding dengan pria sehebat kamu."