Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!
Sementara di belakangnya, Sandy mendekati Sambah dan bertanya dengan suara pelan, "Dokter Sambah, sudah dipastikan? Memang cuma impotensi biasa?"
Sambah tersenyum dan menjawab, "Tenang saja, ini memang impotensi, nggak mungkin salah. Obat yang kukasih adalah Viagra dosis khusus yang sudah dikurangi takarannya, pasti efektif!"
"Bagus!" Mendengar itu, Sandy menyeringai puas. "Kali ini aku mau lihat, apa lagi yang bisa Ray pakai untuk melawanku?"
Dia sudah membawa orang untuk menyembuhkan penyakit memalukan Ardhi. Ditambah lagi Ardhi sekarang sangat berterima kasih kepadanya, menolak permohonan pinjaman Ray bukankah tinggal satu kalimat saja?