TERGODA IPAR
Aku hanya tersenyum ke arah nya, lalu memegang dagunya agar menghadap ku, mengecup sekilas bibirnya yang sensual.
"Kau tau? Mendapatkan mu saja sungguh sangat perjuangan yang panjang bagiku. Bagaimana bisa aku melupakan mu dalam waktu yang singkat? Tidak ada yg bisa menggantikan mu di hidupku, kau berbeda dari wanita yang pernah hadir dalam hidupku. Kamu istimewa. Jadi hidup dan matilah bersama-sama, karna aku tak akan mampu tanpa dirimu, sayang."