Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Keluargamu bukan Keluargaku

Keluargamu bukan Keluargaku

Keluargamu bukan Keluargaku Part 42 Hai semuanya Untuk memudahkan aku menceritakan semuanya secara keseluruhan. Aku berniat untuk mengganti dari POV 1 ke POV Author. Selamat membaca dan terimakasih sudah setia membaca ceritaku. Cerita ini akan aku gratiskan sampai tamat. Namun mungkin setelah tamat, aku akan memasang koin🙏
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Namun… berubah. Mereka membentuk garis-garis baru. Menghubungkan satu titik ke titik lain. Namun bukan secara acak. Melainkan… berdasarkan makna. Pelangi melihatnya dengan takjub. “Ini… kayak cerita…” Ia berbisik. Aruna mengangguk. “Iya.” Ia berkata. “Cerita yang tidak ditulis dengan kata.” Sunyi. Sosok besar itu melangkah sedikit lebih dekat.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Tergoda Gadis Muda

Tergoda Gadis Muda

sindirnya dalam hati. Bersambung ... **** Tiap bab ada dua Pov agar kalian memahami aku beri keterangannya. Terima kasih banyak. Jangan lupa vote dan komentarnya.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Suaranya terdengar datar dan dingin, seperti mesin, “Sudah kubilang, perhatikan gerakanmu. Buat seakan-akan penonton yang merasakan apa yang kau rasakan! Ingat, konsepnya adalah POV. Kau adalah mata mereka.” Kata-kata itu seperti pentungan. 'POV, Kau adalah mata mereka.' Artinya, dia tidak bisa lagi bersembunyi di balik lensa. Dia harus menjadi bagian dari adegan yang menjijikkan ini. "Lari." Itu satu-satunya kata yang berteriak dalam kepalanya. "Lepaskan kamera ini dan larilah!"
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: DIMENSI CERMIN — DI DALAM MATA PEMBACA STATUS WAKTU: MELINTAS ANTARA HALAMAN DAN KENYATAAN Apa yang terjadi saat tokoh dalam cerita menyadari bahwa mereka sedang diperhatikan? Apa yang terjadi jika tokoh itu mulai memperhatikan kembali? Adrian berdiri di tengah ruang putih tak berujung. Tidak ada lantai, tidak ada langit. Hanya pantulan-pantulan dari sesuatu yang ia belum pahami. Tapi ia tahu… ia sedang dilihat.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Psycho Pathos

Psycho Pathos

“Bisa saja, tetapi kenapa saat menggambar kacamata tersebut, ia membuat banyak sudut pandang yang berbeda?” Hidung mancung milik Raksi memerah, ketika wanita itu mulai memilin cuping hidungnya. Kebiasaan unik yang selalu dilakukan ketika sedang berpikir. “Apakah itu mempunyai arti. Aku pikir hanya sebuah gambar biasa atau pengecoh. kau tau, seperti pengalihan perhatian,” tukas Pandu. Tiba-tiba saja dirinya ikut bersemangat memikirkan tiap gambar buatan Liana yang sempat dilihatnya.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

Cahaya lentera memantul di dinding, membentuk bayangan yang bercabang. Ia menyadari bahwa ia tidak lagi hanya menjadi objek cerita. Ia telah menjadi titik pertemuan kepentingan kecil—orang-orang yang ingin aman, orang-orang yang ingin naik, dan orang-orang yang hanya mengikuti arus. Dan ada yang mengamati. Ia teringat tatapan perempuan bangsawan itu. Bukan tatapan saingan. Bukan pula sekutu. Tatapan orang yang sedang menilai kegunaan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Bukan lagi bayangan. “Aku tahu,” ucap Liora, menatap ruangan, “tidak semua orang percaya pada cerita. Ada yang hanya percaya pada angka. Tapi tanpa cerita, angka hanyalah angka. Cerita membuat angka itu bernyawa. Membuat orang mengingat, bukan sekadar menghitung.” Suasana ruangan mulai berubah. Beberapa investor yang tadinya menunduk pada gadget kini menatapnya penuh perhatian.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

Point of view. Atau lebih mudahnya disebut sudut pandang adalah hal yang dimiliki oleh semua makhluk hidup. Setiap kejadian yang terjadi di muka bumi punya bentuk berbeda kalau dilihat dari sudut pandang yang berbeda pula.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

tebak Agus yang tepat sasaran. Andhika menatap Agus dengan pandangan seakan bertanya, apa terlihat begitu jelas. "Kelihatan jelas sekali kalau kamu lagi jatuh cinta! Senyum-senyum sendiri sambil melamun. Dan tatapanmu tadi pas aku tanya, sudah menjawab semuanya," ucap Agus lagi. "Memangnya terlihat sejelas itu ya?" Andhika menggaruk kepalanya asal.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai sudut pandang dalam cerita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status