Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

] "Dan semoga yang terbaik itu adalah ... aku." Alka mengembuskan napas pelan, lalu mulai melipat kertas yang berisi tulisan ungkapan hati hasil dari tulisannya. Besok, ia akan memberikan surat ini kepada Rella. Jadi, tidak ada lagi kesalahpahaman. ***
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 337 Times as surat alba
Read
+Library
Istri Yang Kau Ceraikan

Istri Yang Kau Ceraikan

Selasa, 01 Januari 1998. Alya tampak menarik napas. Berarti surat itu ditulis tujuh tahun yang lalu. Karena sekarang sudah tahun 2005. Kuusap pipi Alya yang sudah basah, lalu kusentuh jemari tangannya, sepertinya ini amat berat. Baru membaca pembuka, Alya sudah menitikkan air mata. Assalamualaikum.
9.7172.4K viewsCompletedAdded to Library 6.9K Times as surat alba
Read
+Library
About Me Alshameyzea

About Me Alshameyzea

Di bagian belakang sampul, ada sebuah kutipan yang ditulis tangan, dengan tinta yang sudah mulai memudar: "Dalam perpaduan bulan dan bintang, langit malam mengungkap keindahan, menghapus segala beban hidup yang memandang." Aku menatap Aline, dan dia menatap balik, sama bingungnya. Buku ini... mungkin ini buku harian milik ibuku. Nama 'Safwana' tertera jelas di sampul depan, nama yang tak asing bagiku. Itu nama ibuku. Tapi kata 'runa'? Apa maksudnya? Safwanaruna—sebuah kata yang terdengar asing, namun penuh makna tersembunyi yang belum kupahami.
9.62.1K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as surat alba
Read
+Library
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Rain hanya cengengesan melihat wajah Bella yang menggelembung. “Kenapa nggak bilang dari tadi sih? Nih bukunya ada di tas, sekalian bawain tas gue ke kelas, okeee!” setelah kalimat terakhir diucapkan oleh Bella, ia segera berlari kalang kabut menuju toilet, tak peduli sepanjang ia berlari, suara dan bau gas alam tercium di sepanjang koridor. “Heh bau apaan nih? Loe kentut ya Do? Nggak sopan loe kentut kok baunya ngalahin bau bunga bangkai!” ucap Angga sambil menjitak kepala Aldo.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as surat alba
Read
+Library
Alva

Alva

"Eh iya lupa, kan gue yang ngotot," "Kan gue pendamping dewa Yunani," "Jadi kalo dewa Alva kemana mana, pendampingnya harus selalu ikut," "Gue bukan dewa lo," Alva berdiri dari duduknya, meraih sebungkus rokok yang ada di samping Bara. Alva berniat menyalakan rokok itu tapi detik berikutnya Alva menghentikan niatnya lalu menoleh ke Naisa.
9.82.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as surat alba
Read
+Library
Surat dari Azza

Surat dari Azza

"Apaan, sih, ngegas." "Lo tadi panggil gue apa?" "Ibra." "Bukan, lo tadi manggil gue, Bra. Gue tahu nama gue ambigu banget. Tapi, pliss! Jangan gue panggil begitu." "Lha, kan emang nama lo, Ibra. Terus lo mau di panggil, apa?" tanya Nayla. "Aliansi Syarif," ucap Ibra dengan percaya diri. Niko mendengar itu pun merasa perutnya mual, "Gue pengen muntah."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as surat alba
Read
+Library
Menikah Dengan Sepupu

Menikah Dengan Sepupu

Imam meraih kotak, menemukan sebuah note di kertas kecil yang terselip. 'From : Albyan' "Siapa Albyan?" "Ituh, kakak tingkat aku, A." Imam maju ke hadapan istrinya. Tidak peduli tubuh yang kotor dan wajahnya yang bernoda. "Apa dia yang pernah nganterin kamu pulang?" Salsa mengangguk kaku, kemudian berpaling melihat mata elang Imam menyorotinya tajam. "Kamu dikasih ini sama dia, maksudnya apa?"
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as surat alba
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

“Aku Eugene Moon yang tahu segalanya.” “Kamu denger dari mana?” tanya Nyridia. Eugene tidak menjawab. Ia langsung menyerahkan surat dengan amplop putih yang disegel dengan lilin berwarna emas kepada Seth. Ada lambang matahari berwarna putih yang merupakan cap khas Alba.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as surat alba
Read
+Library
Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Menikahi Paman Mantan Tunanganku

Jujur tentang semuanya? Pintu mendadak terbuka. Lyra mendongak cepat, jantungnya mencelus, harap-harap cemas. Tapi yang muncul bukan Dastan. "Alba?" tanyanya bingung. “Tuan memintaku membantu Anda,” ucap Alba dengan senyum kecil. “Kita akan mulai dari mana, Nyonya?” Sekilas kecewa melintas di mata Lyra. Ia diam sejenak sebelum menghela napas dan berkata pelan, “Siapkan saja air hangatnya.”
9.9118.1K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as surat alba
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status