Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Setelah mendengarnya, Andra pun mengurungkan niatnya, lalu memilih kuas elektrik. Dia mencelupkan ujung kuas ke tinta, lalu menuliskan sesuatu di perutku. Aku pernah melihat tulisan tangan Andra di buku ayah, tulisannya tegas dan tajam. [Silakan nikmati anjing nakal kecil ini.] Andra tampak puas dengan tulisannya. Rasa malu dan hina membuat air mataku jatuh di puncak putih yang lembut itu. Kilau bening itu tampaknya menarik perhatian Andra.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Dia lalu menulis ayat-ayat kitab suci di kertas itu. “Untuk apa surat itu?” tanya Jake setelah Danu selesai menulis. “Ini bukan surat, Nak,” kata Danu, “ini adalah doa. Kamu bisa memberikan ini kepada temanmu. Suruh dia membaca doa-doa ini kalau mahluk astral yang merasukinya mulai berulah.” Jake menerima kertas dari Danu dengan mata berbinar. Dia tak sabar untuk bisa segera membantu Emma.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

] [Sebenarnya aku nggak enak banget sama Mbak] [Tapi gimana lagi, bapake udah nggak bolehin aku jualan lagi] [Sekalian minta doanya ya Mbak, sebenarnya kami baru promil] [Biar Al ada teman main di rumah] To: Dek Puri From: Mbak Ayung [Dek, sini peluk Mbak?] [Adek nggak perlu minta maaf, kok] [Mbak bisa ngerti, kok] [Mbak doakan semoga promilnya berhasil dan diberkahi Allah] To: Mbak Ayung From: Dek Puri [Ya Allah, Mbak] [Aku bener-bener terharu] [Makasih banyak ya, Mbak?] [Aamiin Yaa Allah]
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Bu Flo menyerahkan tangan si bayi kepada siswi itu. Siswi itu tampak stres. “Ingat nak, jika kau ingin berkenan kepada Allah, kuncinya adalah ketaatan. Jangan mempertanyakan. Sedikit saja kau mempertanyakan, maka semuanya akan sirna. Imanmu akan goyah. Surga itu seperti pintu yang sangat sempit. Kita harus berjuang untuk masuk. Perjuangan akan dicatat oleh para malaikat. Makanlah tangan anakmu ini sebagai bentuk perjuanganmu. Maka Allah akan memandangmu sebagai umat kesayangannya dan niscaya surga jaminannya.”
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Draven sedikit mengangguk, ekspresinya tidak berubah saat dia mengambil surat itu, meskipun ujung jarinya berhenti sejenak. Dia mengambil pisau kecil di dekatnya dan memotong segelnya. Itu adalah surat yang sangat singkat, tidak membahas keluarga atau pencapaian, tetapi hanya satu hal: Rasa syukur. Dia membacanya perlahan, menimbang setiap kata, seolah mencari emosi Weris ketika dia menulis kata-kata itu di antara baris. Tulisannya tidak elegan, bahkan dengan sentuhan kekakuan seorang bangsawan muda, tetapi ketulusan halus di dalamnya tidak bisa lepas darinya.
9.78.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Si isteri membaca sebuah pesan masuk ke ponselnya. Beberapa detik mengalir… “Meski kau tak bisa mencintaiku, cintailah dirimu sendiri. Cintalah manusia sewajarnya, jangan melebihi cintamu pada Tuhan. Karena Tuhan lebih mencintaimu dari siapapun.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Kertasnya menguning, hampir rapuh seperti akan hancur saat disentuh. Tangannya berhenti sesaat sebelum membukanya. Di sana tertulis doa yang berbeda dari catatan lain. Bukan permintaan kekayaan, bukan permintaan perlindungan. Hanya satu kalimat sederhana yang membuat alisnya perlahan menegang. “Jika memang Holy Order bisa mendengar… maka tolong tukarkan hidupku dengan seseorang yang pantas untuk dunia ini.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Duar. Satu kembang api meledak di langit dan membentuk sebuah tulisan kanji, yaitu, *AISURU JOSEI NO TAMENI* Sssiiiuuttt.....Duar..... Ledakan kedua juga terdapat sebuah tulisan. *WATASHI WA IITAI* Siiuuuttt.....Duar.... Kembali diledakkan ketiga terdapat lanjutan tulisan itu. *AISHITERU* di tambah simbol Love di ujung kalimatnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Mencintai dalam Doa

Mencintai dalam Doa

Sepertinya ia tampak marah dan kesal. Ada sekitar 5 pesan pendek dengan aksara kapital. Sisanya, adalah pesan panjang bak surat pernyataan yang bersifat resmi. Auora sedikit deg-degan membukanya. "YA AMPUN, AURORA! SABAR DIKIT BISA GAK SIH? TELPON MULU!" "SUAMIMU LAGI SIBUK, BUKAN KELAYAPAN!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Audacity

Audacity

Yang penting doaku tulus. Pantatku mati rasa setelah lima jam duduk di kursi kayu panjang dalam gereja, memandang patung raksasa Jesus tersalib. Doa-ku simpel, kesehatan Adrian, semoga dia cepat bebas. Doa-ku yang lain tolong beri kesempatan untukku bertemu dengan Ayah. Derap kaki mendekat, dia duduk di sebelahku. "Kamu betah berada di sini?" bisik Alex.
9.714.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai surat kecil untuk tuhan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status