ISTRIKU JARANG KE LUAR KAMAR SAAT KELUARGAKU DATANG
ucapku pelan, tetapi memperlihatkan kekecewaan.
"Ibu bilang kan sesekali, bukannya harus tiap hari. Emang kamu mau berada di bawah ketiak bini terus! Bapakmu saja nggak berani, nggak ada namanya surga suami terletak pada istri, yang ada surga istri terletak pada suami. Mikir pake akal Andi! Terserah kamu deh, Ibu lihat kamu sekarang berubah semenjak nikah sama perempuan itu. Makanan apa sih yang dikasih dia buat kamu, sampai nggak nurut gini," ujar Ibu lalu berdiri dan pergi meninggalkanku yang belum menjawab ucapannya.