Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nightmare

Nightmare

Bak sebuah mantra yang akan membuatku tenang setelah mengatakannya. Aku bergidik ngeri ketika melihat kembali kertas yang ada bercak merah itu, tiba tiba saja layar di Hpku berkedip beberapa kali. Aku menatapnya sekilas, mengabaikannya. Namun ada sebuah nomor tak kukenal yang terpajang di layar tersebut, beberapa kali. Hingga dengan terpaksa aku pun mengangkatnya. Diujung telpon sana terdengar sebuah lagu yang begitu asing di telingaku. Reverse. Lagu yang tak begitu jelas dan hanya berisi sebuah jeritan-jeritan tak jelas seperti suara kelelawar, suara seorang perempuan bersenandung dan bahkan suara tawa anak kecil. Oh tuhan?!
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

**"Masih banyak yang harus dibersihkan. Mayat-mayat, reruntuhan, sistem kelistrikan... dan jangan lupa, sisa manusia yang mungkin nggak semuanya bersahabat." **"Tapi lo yakin yang terakhir itu—udah mati?"** **"Gue liat dia meleleh di depan mata gue sendiri, Marco. Kalo dia bisa bangkit lagi... berarti dunia ini emang gak bisa diselamatkan."** --- Di bawah, Rhea dan Grayson sibuk memetakan wilayah aman. Rhea menandai sebuah area di peta besar. **"Daerah Selatan bersih. Tapi di utara, kita lihat gerakan samar semalam."**
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
One Night To Forever

One Night To Forever

Pria itu menaikkan alisnya, meminta Sherly mengulangi ucapannya karena tidak jelas di pendengarannya. Sherly tersenyum kecil. “Gue Sherly. Nama lo siapa?” tanya Sherly. Pria itu justru mengurai tawa kecil. “Pernah dengar tentang one night stand, nggak?” “One night stand?” “Ya, sebuah romansa satu malam. Ciptakan satu malam yang indah, dengan orang yang indah, di tempat yang indah. Hanya untuk malam ini, hanya di tempat ini. Setelah itu, lupakan. Kamu mau?”
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 87 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
Under His Darkness

Under His Darkness

Dia tahu, seseorang seperti Damian tidak akan memberikan pengampunan. “Bunuh aku. Tolong. Bunuh aku saja sekalian,” bisik Nathan sendirian. Dia memutar-mutar kepalanya, mencoba mengingat kapan terakhir kali melihat cahaya matahari, atau mendengar suara manusia normal. Sebab satu satunya suara yang bisa dia dengar dari sini adalah teriakan-teriakan seseorang, entah siapa, yang seperti sedang ketakutan, kesakitan, atau mungkin sedang dijemput ajalnya.
104.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
AFTERFALL

AFTERFALL

𝙳𝚄𝚂𝙺𝙾𝙵𝙴𝚈𝙴 𝙿𝚁𝙴𝚂𝙴𝙽𝚃𝙸𝙽𝙶 【AFTERFALL】
108.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 200 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
Aftermath

Aftermath

"Sebelumnya, maaf kalau pertanyaanku ini mungkin terdengar lancang. Kak ... bagaimana rasanya ... hidup sebatang kara?" "Awalnya terasa berat. Tinggal seorang diri tanpa sanak saudara. Bahkan, tadinya aku hampir memutuskan untuk tetap berada di panti asuhan saja selamanya. Karena, saat pertama kali keluar dari sana, aku benar-benar meragukan kemampuan diriku untuk survive. Aku selalu khawatir apakah aku bisa bertahan hidup sampai besok atau tidak. Tapi kemudian ku sadari, aku tak bisa terus-menerus hidup bergantung pada orang lain. Bagaimanapun, aku akan beranjak dewasa. Aku harus bisa mandiri." Hansel terpaku. Semakin banyak yang ingin ia ketahui tentang pria yang kini matanya tengah menera
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 96 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
My First Night

My First Night

Dan berlari ke arah saklar lampu, lalu menyalakannya. Pak Satya tengah terkulai di atas lantai. Apa jangan-jangan dia qo'it ya? Waduh nggak-nggak, jangan sampe dia mati beneran. Bisa di sangka perempuan bahu laweyan aku. Karena suami mati saat malam pertama.
107.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 196 Beses bilang survive the nights
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status