Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Rendra menarik kursi, duduk di samping ranjang, tetap menjaga jarak. “Kamu nyetir sendiri pas hujan deras?” tanyanya. Selin mengangguk pelan. “Iya. Jalanan nggak kelihatan. Aku pikir masih aman.” Rendra menghela napas. Pelan, tapi terdengar. “Lain kali jangan memaksakan diri,” katanya datar. Selin menoleh cepat. “Kamu juga,” balasnya spontan. “Datang sejauh ini sendirian.”
10799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Dia kebetulan melihat sosok yang familier berjalan masuk ke restoran Jepang. "Restoran sushi saja," kata Darren dengan santai kepada rekan-rekannya. Salah satu rekannya agak terkejut. "Pak Darren, seingatku, kamu nggak suka makan sushi, 'kan?" Darren berjalan masuk ke restoran sushi sambil menjelaskan secara singkat, "Memangnya seleraku nggak boleh berubah?" Rekan-rekan Darren sangat terkejut, tetapi tetap mengikuti Darren sambil tersenyum.
9.356.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

Kenapa rencana yang tidak pernah terlintas ini datang belakangan? Padahal kebahagiaan itu kita sendiri yang menciptakan, hanya sekedar jalan-jalan bersama saja sudah berbeda rasanya. "Siap?" tanya Yoga saat kami sudah sedia dengan menaikkan segala keperluan. Mulai dari nasi uduk, kering tempe, kerupuk dan ayam goreng menjadi bekal kami nanti makan disana. Tidak apa dinilai orang lain jadul karena membawa beberapa makanan, yang terpenting adalah kepuasan dan kebahagiaan.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
SUAMI BAYARAN TANTE BOSS

SUAMI BAYARAN TANTE BOSS

"Tentu saja! Kami bahkan belajar cara membuat sushi dari seorang ahli sushi di restoran kecil di pinggiran kota Tokyo." Sambil mereka terus berbagi cerita dan tawa di dalam mobil, Zeesha tersenyum melihat kegembiraan pasangan itu. "Senang melihat kalian berdua sangat menikmati liburan. Kami sudah siap membantu kalian menyiapkan apa pun yang diperlukan setelah perjalanan." "Terima kasih, Zee. Kami sangat beruntung punya kalian berdua yang selalu mendukung."
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
Cintaku Terhalang Weton

Cintaku Terhalang Weton

Dari Dinda pulalah ia bisa mendapatkan informasi kalau Ayu akan ke sana sendirian dan setelahnya akan menikmati makan malam bersama di sushi wow yang memang letaknya tak jauh dari Mall. “Huh gaya banget pakai makan di sushi wow, abis terima bonus mungkin,” gumam Wira. Restoran Sushi Wow memang tergolong restoran kelas menengah atas. Tentunya untuk makan berdua di sana minimal menyiapkan uang lima ratus ribu agar mendapatkan menu layak dan kenyang. Tak ingin menyia-nyiakan momen ini, Wira pun mulai membuat rencana dan ia pun tersenyum yakin kalau rencananya akan berjalan lancar.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Ucapku penuh percaya diri lalu melangkah menuju Saikaya By The Sea. Sebuah restoran yang berada di deretan Shibuya dan tidak jauh dari lokasi kursus Minaki. Hanya restoran ini yang menurutku sesuai dengan lidah Indonesia sepertiku karena menyajikan sushi dengan menu ikan laut. "Halo sayang." Ucapku pada Harumi melalui sambungan telfon dengan mataku fokus membaca menu. "Benarkah nanti malam kamu akan ke VR9 Club Jay? Diundang langsung oleh DJ Zaicho?" Tanyanya penuh semangat.
10166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

Adik Angkatku, Kekasih Gelapku

“Ayo, Mara. Kalau hatimu remuk, minimal isi lambung harus tetap sejahtera.” Ia melangkah menuju restoran sushi paling tersohor di mall ini. Aroma salmon dan shoyu mampu menghipnotisnya untuk duduk tanpa pikir panjang. “Paket premium, Mbak,” katanya pada pelayan, seolah limit kartunya tidak sedang sekarat. Piring demi piring sushi berjejer seperti anak TK lagi upacara. Salmon, unagi, tamago fluffy, ebi tempura… semua masuk ke mulut Amara.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
SKANDAL PEWARIS CULUN

SKANDAL PEWARIS CULUN

Tanya Misha, semakin malu. “Tidak ada apa-apa.” “Kadang tatapanmu membuat orang kesulitan!” Decak Misha. Zayden menaikkan alis. “Benarkah? Apa Bu Misha takut tidak bisa mengendalikan diri?” Misha reflek membuang muka, malu. “Diamlah!” Desisnya. Untung saja pegawainya datang membawa beberapa sajian sushi dalam berbagai varian. Misha melongo melihatnya karena kebanyakan adalah sushi kesukaannya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
Pernikahan Palsu (Aku Bukan Istri yang Diinginkan)

Pernikahan Palsu (Aku Bukan Istri yang Diinginkan)

Mereka masih berbincang-bincang di sana selama beberapa menit sampai Mandala kembali mengajak Viona untuk mengunjungi satu restoran terakhir yang menjual produk sushi di sebuah pusat perbelanjaan. Berbeda dengan restoran sushi lainnya, restoran milik Lion Capital menghidangkan sushi lewat conveyor belt yang lagi-lagi membuat Viona takjub. "Kalau conveyor belt ini ide dari Padma," terang Mandala tanpa dipinta. "Kami pernah tinggal dua bulan di Jepang dan mengunjungi hampir semua resotoran yang menjual sushi di sana. Lalu Padma mencetuskan ide ini." Viona kembali mengangguk-angguk. Seperti sebelumnya, dia mengikuti Mandala yang mengecek beberapa hal yang kemudian dicatat oleh Viona.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
TWINS PUNYA CEO

TWINS PUNYA CEO

Perempuan itu menyampirkan jas Albi dikursi yang ia duduki. Syika asik makan sushi, memang ini restaurant Jepang. Albi nampak memanggil pelayan dan memesan makanan. Zeta hanya memesan menu yang sama dengan Albi, jujur saja ia tak tau menahu tentang masakan Jepang. Semoga makanan yang Albi pesan cocok untuk lidahnya ini. "Mama mau makan punya Nath?" Nathan mengangkat Sushinya menggunakan sumpit dan mengarahkan kepada Zeta.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai sushi yang jalan sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status