Jerat Cinta Duda Bucin
Maya terbahak, “Kenapa kamu malah menyalahkan aku, bukankah saat itu kamu sangat bersemangat ketika aku menyampaikan ide untuk mengerjai Sussana. Kamu sangat antusias untuk balas dendam.”
“Tapi yang kita rencanakan tidak seekstrim yang terjadi. Kamu benar-benar psycho.”
Maya hanya tersenyum, “Itu namanya improvisasi.”
“Jadi, maksud kamu mengajak kita bertemu ....”
Maya mencondongkan tubuh nya lebih dekat dengan meja. “Apa kamu tahu kabar sugar baby kesayangan kamu itu?” tanya Maya. Aldi menghela nafasnya, “Sussana, namanya Sussana dan dia bukan sugar baby.”
Hot Chapters