Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku
jelas Sherly sembari merenggek, berusaha meluluhkan hati sang suami.
"Oh, nggak pengen Jepang?" tawar suara itu ini mengangkat wajah.
"Ya pengen tapi kan ...." Sherly kehilangan kata-kata, mendadak rasanya begitu gemas pada sosok Gerrard.
"Lahiran dulu! Nanti sebelum balik pendidikan, kita Jepang." ucap Gerrard seolah melupakan mall yang ingin Sherly kunjungi. "Kayaknya nanti pas sakura mekar, penasaran lihat sakura, kan?"