Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Udara dingin langsung menyambut begitu Jingga dan Sagara keluar dari pesawat.
Dengan gemas, Jingga sengaja menghembuskan nafasnya ke udara. “Ih, kayak di drama China—kalau lagi ngomong, nafasnya kelihatan,” ujarnya sambil terkikik geli.
Sagara yang berdiri di sampingnya langsung sigap menarik syal, lalu membenarkan posisi di leher Jingga. “Salah satu tujuan ke Jepang sudah tercapai?” tanyanya dengan menahan tawa.