NAFKAH YANG TERBAGI
Tessa menatap lekat manik hitam Cherly.
"Tidak salah, semua berhak mencintai seseorang. Tapi, yang harus kita sadari, tidak semua yang kita inginkan akan menjadi milik kita. Ketahuilah, Tuhan pasti telah mempersiapkan seseorang untukmu yang terbaik," sahut Tessa.
Cherly menunduk lesu, tatapannya lurus ke arah lantai tak bermotif itu.
"Cherly, jika boleh tahu, siapa lelaki yang telah membuat kamu menjadi seperti ini?" tanya Tessa, ia begitu penasaran. Siapa lelaki yang berhasil membuat sahabatnya menangis?
Hot Chapters