Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SUAMIKU CEO BUTA

SUAMIKU CEO BUTA

squish. "Hey dasar bodoh, kenapa kau bising sekali, aku hanya menyentuh wajahmu, katanya Hanggara kau jelek dan berjerawat, tapi ini sungguhlah mulus dan kenyal" "KAU YANG BODOH, YANG KAU SENTUH ITU BUKAN WAJAHKU, TAPI BAGIAN LUNAKKU. DASAR ANEH, HIDUNG BELANG, KAMVRET"
9.711.6K viewsOngoingAdded to Library 372 Times as tahu lembut
Read
+Library
Kucari Lagi Istri Pertamaku yang Telah Kumadu

Kucari Lagi Istri Pertamaku yang Telah Kumadu

Aku mengelus dada, dengan sigap Yuni memberi minum lagi untuk Tika. Kali ini Tika lemas tak berdaya. Sepertinya ia tak bisa makan makanan yang harus dikunyah. Tika harus memakan makanan halus, karena jika seperti donat, dibutuhkan kunyahan yang super lembut. "Dek, apa yang kamu rasakan sekarang?" Aku mencoba bertanya tentang keadaannya. Tika tak membuka mulutnya. Ia bergeming, tak menjawab pertanyaanku.
5.2K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as tahu lembut
Read
+Library
JERAT OBSESI SANG CEO KEJAM

JERAT OBSESI SANG CEO KEJAM

tolak Tama dengan pelan. Sekeras apapun seorang Tama, akan tetapi dia selalu bersikap lembut dan juga hangat kepada sang Ibu. Dan perubahan sikap ini, tak luput dari pandangan Zahra. Dalam kepalanya yang masih menunduk, dia mencuri pandang melirik ke arah Tama.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as tahu lembut
Read
+Library
Hanya Istri Figuran

Hanya Istri Figuran

"Emang kenapa? Toh, kamu juga suka, kan?" "Siapa yang bilang?" protes Thania kemudian. "Aku. Tadi, baru banget aku bilang ke kamu kalau kamu juga suka. Kalau lembut seperti itu kan, itu artinya dalam hal yang lainnya pun akan lembut." Thania menaikan alisnya sebelah. "Contohnya?" Hans terkekeh pelan. "Mau praktik sekarang? Ayo! Siapa takut."
106.0K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as tahu lembut
Read
+Library
La Tahzan, Miss Lemot

La Tahzan, Miss Lemot

Ines menundukkan kepala. Fernan mengembuskan napas kasar. "Iya, ini udah. Lo mau apa ke sini?" tanya Fernan dengan lembut. Berbicara kasar dengan gadis di depannya itu tidak akan membuahkan hasil, jadi lebih baik dia mengubah nada bicaranya menjadi lembut. Aneh memang, masa seorang Fernan bisa berbicara lembut pada gadis itu. Ines meremas ujung roknya, lalu mendongakkan kepala. "Hm ... I-nes boleh nggak numpang lagi di sini?" Bukannya menjawab gadis itu malah balik bertanya.
9.83.2K viewsOn holdAdded to Library 121 Times as tahu lembut
Read
+Library
Ayah Anakku, di Antara Tiga Penguasa

Ayah Anakku, di Antara Tiga Penguasa

Meski sudah diyakinkan, setelah semua yang dia lihat hari ini ia merasa ragu untuk memakannya. Namun bunyi kruuuk yang panjang dan berat dari perutnya, mengkhianati. Dia memotong daging dan dengan ragu-ragu memasukkannya ke dalam mulut. Mengunyahnya begitu pelan, begitu takut. Sampai... duarr kembang api meledak di dalam matanya, rasa daging ini seperti di rumah nenek. Dagingnya sangat lembut dan langsung meleleh begitu menyentuh lidah, karena dimasak perlahan dalam anggur putih.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as tahu lembut
Read
+Library
Wedding Drama

Wedding Drama

tawarnya tersenyum lembut, memilih tak membahas hal yang tertangkap mata, tidak ingin Chelsea semakin bersedih. “Aku lagi pengen makan pecel lele, gorengan sama menu viral yang namanya seblak. Sudah lama kita nggak makan minyak dan micin,” kekehnya. “Tante setuju. Sesekali kita memang perlu cheating day makan micin, biar tetap bahagia.” *****
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 535 Times as tahu lembut
Read
+Library
Siksa Dendam Perjodohan

Siksa Dendam Perjodohan

"Aku bukan orang sabar by, ketika aku bersikap lembut jangan kira aku akan berubah!" "Arghh! A-Al stop please..." lirih Leana pelan, ia tidak sanggup lagi rasanya kakinya sudah mati rasa dengan darah yang terus mengalir. "Sepertinya cara lembut memang tidak bisa by.." kekeh Nalendra dan membuang asal siletnya. Ia menyeka keringat dingin di kening gadisnya pelan, nafas Leana tidak teratur dengan mata yang hampir terpejam. "Gue-"
9.53.3K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as tahu lembut
Read
+Library
Tuan, Aku Hamil!

Tuan, Aku Hamil!

Talitha tertawa kecil, nada tawanya terdengar lembut tapi penuh gairah. "Kamu boleh bilang iya, lho," desaknya, tangannya yang hangat menyentuh paha dalamku, jemarinya bergerak perlahan, menelusuri kulitku dengan sentuhan yang sangat lembut. Aku bisa merasakan hangatnya tangannya, sensasi yang familiar namun tetap membuatku bergetar.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as tahu lembut
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status