Tuan, Aku Hamil!
Talitha tertawa kecil, nada tawanya terdengar lembut tapi penuh gairah.
"Kamu boleh bilang iya, lho," desaknya, tangannya yang hangat menyentuh paha dalamku, jemarinya bergerak perlahan, menelusuri kulitku dengan sentuhan yang sangat lembut. Aku bisa merasakan hangatnya tangannya, sensasi yang familiar namun tetap membuatku bergetar.