Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Tukang Tahu

Suamiku Tukang Tahu

Habis itu ada Abidin juga jualan tahu sumedang di luar gang jalan ini belok kiri. Aku mengangguk-angguk mengerti. "Jadi tukang tahu di sini gak ada yang namanya Haris, Bang?" "Kalo Haris gak ada setahu saya, Mbak, adanya tukang ayam. Ini dua baris sebelah saya ini, yang pake lobe warna putih itu namanya Haris." Aku menoleh, menatap laki-laki yang ditunjuknya. Jelas itu bukan Mas Haris suamiku. Mendadak membuat perasaanku tak karuan.
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 605 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Di depan kamera, ia adalah Rue, seorang koki profesional yang memiliki sepuluh ribu subscribers di akun YuTube-nya. Malam itu, ia menyusun ponselnya di atas tripod kecil, dan menarik napas dalam. Video itu disiarkan secara live. Komentar mulai bermunculan, meski tidak banyak. Ruenna sibuk menuangkan adonan, membolak-balik bulatan tepung itu dengan sumpit kayu. Namun, di tengah kesibukannya, perutnya mendadak mulas. Tanpa mematikan rekaman live, Ruenna bergegas lari, meninggalkan ponselnya yang masih menyiarkan kepulan asap tipis dari Takoyaki yang sudah matang.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

Dahayu mengernyitkan alis menunggu kalimat Yesti selanjutnya. Senyum Yesti merekah indah dan berucap, "Mendekatlah ... aku akan memberi tahu caranya."
103.7K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as tahu yun yi
Read
+Library
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Seorang lelaki tua membawa tas plastik di punggung sambil memegang tempurung kelapa menoleh pada Clara dan membantunya berdiri. ”Sore-sore kok di kebun, Teh. Bahaya, banyak ular.” Clara menghela napas, kali ini ia merasa sedikit lega karena bertemu manusia. ”Tetehnya tinggal di mana?” Logat Sunda begitu kental dari kakek yang Clara temui. ”Kek, boleh antarkan saya ke villa dekat air mancur? Saya tersesat, dari tadi cuma keliling di tempat yang sama terus.”
106.1K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Morning, Tuan Anu

Morning, Tuan Anu

tandas Tuan Howgins. Eve yang merasa kalimat Keanu tersebut juga keterlaluan pun akhirnya menutup mulutnya dengan telapak tangannya, ia menahan tawa melihat suaminya dijawab dengan sahutan seperti itu. Sesaat kemudian Tuan Howgins berganti menatap ke arah Eve dan memberi tanda pada cucu menantunya itu agar mendekat ke arahnya.
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 798 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Redemption: Karma & Rasa Sang Pemburu Siluman

Redemption: Karma & Rasa Sang Pemburu Siluman

“Tidak, ini bukan lah Zhao Yun Taek yang aku kenal,” ucap Ye Qingyu tiba-tiba. Senyum sinis juga tercetak jelas di wajahnya yang tenang, tapi tetap waspada. Dia juga menggenggam lebih erat cangkir teh miliknya.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

Bertrand Luiz : Aku tidak tahu makanan apa lagi yang berasal dari tahu. Bram Mahardika : Tsunami tahu. Yasuo : Baru dengar ada tsunami tahu. Kayak gimana bentuknya? @Bram. Bram : Tahu dicacah. Bumbunya cuma duo bawang, cabe, daun bawang, penyedap rasa, kasih air dikit. Masak, kayak tumis gitu. Endes. Yasuo : Jadi pengen. Zijl Narthana : Aku baru ngeh. 16 orang yang ngobrol di atas, huruf depan namanya B semua.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Kaisar Dunia Bawah

Kaisar Dunia Bawah

Qi Yi tersenyum kecil, “aku lihat kaisar Yun adalah orang yang lebih menyukai makanan asin dari pada manis.” “Lalu bagaimana dengan kasiar Qi?” tanya Yun Guoqu. “Aku suka apapun. Aku suka manisan, aku suka makanan asin, aku juga suka makanan pedas. Aku juga tidak memiliki masalah saat makan pedas. Karena aku suka makan.” Yun Guoqu tertawa, ia bisa melihat bagaimana Qi Yi menikmati seluruh menu yang dihidangkan.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Hmm, dasar. Aku mengangguk tanpa berniat mengeluarkan suara, ditambah perutku sedari tadi sudah keroncongan saja. Malu-maluin. Pantas, sih udah lapar lagi, ini udah jam makan siang. “Masuk, gih.” Vivi menggeleng. “Masih pengen sama Abang.” Yaelah si bocah satu ini kenapa, sih nempel-nempel terus? Aku mulai sebal. Ya ampun.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as tahu yun yi
Read
+Library
Merayakan Kehilangan

Merayakan Kehilangan

𝘒𝘢𝘶 𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘶𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘰𝘳𝘦𝘴, 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘴𝘶𝘬𝘬𝘶 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘩 𝙏𝙖𝙣𝙮𝙖-𝙠𝙪 ....! 𝘉𝘪𝘴𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘮𝘪𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘦𝘤𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘭𝘢� � 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘣𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘤𝘦𝘭𝘢𝘩? 𝘈𝘵𝘢𝘶
2.6K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as tahu yun yi
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status