Pendekar Dekrit Dewa
Adaha Kenahantu kaki terbaliktanah cahayahantu jubah hitam
Dengan roda yang terus berputar di belakang punggungnya, Avatar tersebut seolah memberi perasaan menekan.
Tangan Avatar besar itu bergerak menengadah. Semua ruas jarinya tegak lurus ke atas. Barulah sejurus kemudian sebuah gulungan yang berisi Dekrit Dewa tercipta dan terbuka luas. Menampilkan tulisan kuno dalam ragam warna: biru, hijau, merah, jingga, dan putih.
"Itulah wujud Afinitas Leluhurmu, Dekrit Dewa," ungkap Minghao.