Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Topeng Sakti: Bangkitnya Kekuatan sang Pendendam

Topeng Sakti: Bangkitnya Kekuatan sang Pendendam

“Dasar wanita tak tahu diuntung.” Bagas membuka celananya. Pusaka miliknya yang tidak terlalu besar dan tidak juga panjang, terlihat berdiri. Dia lalu menjambak rambut Mega dan mendekatkan ke arah pusakanya itu. “Lepaskan aku, Bagas. Lepaskan!” teriak Mega mencoba berontak. “Isap dulu punyaku, Mega. Keluarkan!”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA CEO

ISTRI KEDUA CEO

Suaranya terdengar seperti tertahan karena menahan bobot tubuh pria yang dia pindahkan. "Iya, aku jadi ingat memberi makan dan minum binatang itu kata Mbak Sisil dapat pahala." Sulit bagi Sisil untuk tidak memaki sama sekali apalagi koka berhadapan langsung dengan Bagas seperti ini. "Kamu bisa aja!" seru Keanu sambil menjatuhkan tubuh Bagas asal ke atas ranjang. Lalu membenarkan posisi tubuh itu seolah tengah tidur dengan nyenyak.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Orang semacam Leon itu bahkan energinya melebihi energi milik Jonathan dan Guntoro jika disatukan bersama. Tanpa bicara lagi, tangan Sara bergerak untuk membuka kotak putihnya dengan hati-hati. Setelah terbuka, Sara tak sama sekali memberikan respon apapun, karena makanannya terkesan sangat sederhana. Semua warteg pasti memiliki menu yang seperti sekarang disajikan, yaitu nasi putih, ikan cue tepung, telur bulat balado, dan - oh? Tunggu, Sara rasa dirinya harus menarik ucapan sebelumnya. Baru kali ini Sara melihat menu ayam karage dalam sebuah menu warteg.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Tunangan Naif Pewaris Bengis

Tunangan Naif Pewaris Bengis

Gantungan kunci itu berbentuk hewan yang lucu, seharusnya Elvan tersenyum, tapi ia justru menahan emosi karena gadis yang memasukkan benda itu ke tasnya pasti dalam keadaan menahan tangis. Elvan tidak tahu apa arti di balik simbol angsa dan merpati, namun ia menebak bahwa artinya mengisyaratkan sebuah hubungan yang tidak terpisahkan. "Aku sungguh kesal, kenapa dia sangat bodoh? Seharusnya dia menyukai orang lain yang bersikap lembut padanya, bukan padaku yang hanya melukainya." Elvan mengembuskan napas kasar, sambil memandangi gelang unik di tangannya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Belenggu sang Pewaris Dingin

Belenggu sang Pewaris Dingin

Marsha buru-buru mengejar Axton, ditangannya masih ada paha ayam, dia berjalan sambil menyantap makanan yang ada di tangannya. Mobil sudah menunggu di depan. Axton masuk ke dalam mobil, begitu juga dengan Marsha. Axton melihat Marsha. Dengan tatapan dingin, dia mengambil paha ayam itu lalu membuangnya keluar dari jendela. "Berikan aku tisu." Axton meminta pada supir yang ada didepan. Marsha cemberut, tetapi dia tidak berkata apa. "Makan saja tidak diizinkan tenang," guman Marsha menatap keluar dari jendela.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Matanya membesar melihat satu sosok hitam legam dengan rambut gimbal panjang hingga kaki melangkah mendekati mereka. Mata makhluk itu menyala hijau, sama dengan makhluk tinggi kurus. "Dewi, kau hadapi yang mana?" tanya Jaka kepada istrinya. "Tuan hadapi makhluk besar itu. Dia kuat tapi kekuatan Tuan tidak berada di bawahnya. Percaya lah, makhluk itu sebangsa Buto itu sama dengan para budak di tempatku dulu. Aku akan hadapi Lelepah ini." jawab Mahadewi.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri

Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri

Aura berat mengisi ruangan seperti ada tekanan tak kasat mata yang tiba-tiba ditekan ke seluruh udara. Dan di atas leher yang sebesar batang pohon itu, bertengger sebuah kepala... Kepala babi hutan berukuran raksasa, dengan taring mencuat sepanjang lengan orang dewasa dan dua mata kuning yang menatap tajam ke depan. Kemampuan Mutasi Kelas A, Celeng Ganas. "Pak Ryan, aku mulai!" suara Bagas keluar lebih dalam dari biasanya, bergema ke seluruh sudut ruangan.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Genderuwo. Bagas. Atau lebih tepatnya, makhluk yang dulu bernama Bagas. Ratih menjerit histeris. Semua orang mundur panik. Beberapa jatuh tersungkur, beberapa berdoa tergagap. Makhluk itu menggeram rendah, menebar aroma busuk yang menusuk. "Itu Bagas!" seru seseorang. "Dia berubah jadi setan!" Bagas—atau genderuwo itu—melangkah maju, berat dan lambat.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Di pucuk pohon tempat asal tawa telah bertengger seorang nenek tua, yang tidak hanya jelek tapi sekaligus mengerikan. Bagaspati yang merasa sia-sia menjinakkan kuda jantannya segera saja melompat tangkas dari punggung hewan itu. Dengan sekali putaran ringan di udara, dia menempatkan diri di samping kiri Angon Luwak. "Siapa dia Kang Bagaspati?" aju Angon Luwak.
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai hewan bagas
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

“Kak, kalau kupu-kupu pakai makeup, warnanya bisa semakin cantik gak, ya?” Hah? ‘Ini kenapa si Elizha otaknya rada geser juga, sih?’ Lagi, aku melongo tak percaya dengan pertanyaannya yang benar-benar di luar prediksi BMKG. “Kamu pikir kupu-kupu mau kondangan pake makeup segala?” timpal Bagas yang entah sejak kapan sudah berjalan di belakang kami bersama Dirga dan Agam. Bagas itu putra pertamanya Tante Lisa. Dia usianya sudah 17 tahun, selisih 4 tahun dari Dirga--adiknya yang saat ini masih berusia 13 tahun.
9.991.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai hewan bagas
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status