Gairah Panas sang Model
“Aku percaya, aku ingin memastikannya lagi. Aku tak pernah marah karena kau melakukan itu padaku, apakah selama ini aku pernah meninggalkanmu di saat aku menjadi tempat pelampiasanmu? Kau selalu saja marah jika ada yang membuatmu gagal dan kecewa, baik itu orang-orang kepercayaanmu atau klienmu. Tapi aku selalu ada untukmu, menemanimu dan menerima semua yang kau perbuat untukku. Apakah aku ada marah dan pergi meninggalkanmu? Tidak! Aku tetap berada di sisimu! Jadi jangan berpikir aku akan marah padamu! Aku bisa menerima semuanya, karena kau melakukan itu karena kesalahanku. Mungkin aku emang pantas mendapatkannya karena sudah mengecewakanmu!”
“Tapi kau hampir saja mati! Aku hampir saja membu