Antara Dendam dan Penyesalan
"Dulu aku takut kegelapan, takut kamu pergi, dan takut kamu nggak mencintaiku lagi. Aku memejamkan mata, menutup telinga, menghentikan langkahku, dan nggak berani melangkah maju. Alasan kenapa aku setakut itu adalah karena aku memejamkan mata dan nggak berani menghadapinya. Saat aku benar-benar menerima kenyataan dan nggak peduli dengan apa pun, aku menyadari bahwa aku paling takut kehilangan dirimu, tapi sekarang aku sudah kehilangan dirimu. Apa lagi yang aku takutkan?"
Harvey membuka mulutnya dan ingin menjelaskan. Namun, pada akhirnya dia menyadari bahwa dia tidak tahu harus menjelaskannya dari mana.
Harvey hanya bisa menurunkan tangannya dengan lemah dan m
Bab Populer