Hasrat Kakak Tiri
“Kak, aku nggak mau kamu jadi orang yang terus menahan semuanya sendirian. Aku tahu kamu care. Tapi jangan sampai rasa itu berubah jadi takut kehilangan. Karena kalau udah begitu, yang kamu lakukan bukan lagi menjagaku, tapi mengurung aku—dan dirimu sendiri.”
Arion terdiam, tatapannya kosong. Kata-kata Shana menancap, menohok sisi gelap yang selalu ia sembunyikan—ketakutan akan kepergian.
Ia menunduk, tersenyum getir. “Kamu tumbuh dewasa dengan cepat, ya. Kata-katamu menusuk ke jantung.”
Shana ikut tersenyum kecil. “Aku kan sering dengerin kamu ngomel, Kak. Jadi kebawa.”