Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Crash Melody

Crash Melody

katanya, “kita nggak akan tahu apa yang bakalan terjadi mungu depan atau bulan depan.” Dania mengangakat bahu. Dia yakin dengan kata-katanya.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
TERJEBAK SKANDAL

TERJEBAK SKANDAL

"Sepulang dari sana aja. Titik. Cepat ganti baju sebelum aku kirim foto tadi ke Tante Ita." "Clue-nya aja, please...." "Tentang masa depan kita." What? Kenapa ambigu sekali?
109.0K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

"Jangan halu!" "Siapa yang halu? Mas kan cuma bilang, memangnya kita tahu apa yang akan terjadi di masa depan? Enggak, kan? Bisa aja kita bersatu lagi, nggak ada yang tahu, Kai! Jika memang kita sudah di takdirkan untuk selalu bersama, sekuat apapun kita mencoba untuk berpisah pasti akan bersatu lagi."
1011.8K viewsOngoingAdded to Library 450 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Orenda : Terlahir Kembali Menjadi Antagonis

Orenda : Terlahir Kembali Menjadi Antagonis

“Aku tahu masa depan kalian berdua, tenanglah, tidak akan terjadi apa-apa. Kalian akan mati di usia tua.” Zoey menoleh panik. “Eh? Memanglah boleh membocorkan masa depan seperti itu? Atau jangan-jangan kau sengaja membocorkan masa depan dan membuat takdir berubah sehingga kami akan mati di usia muda?!” “Tumben sekali aku mendengarmu berbicara sepanjang itu,” celetuk Chlora.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Ibu Kost yang menggoda

Ibu Kost yang menggoda

“Aneh kenapa?” Ravika memutar gelasnya. “Kita nggak pernah ngomong hal yang… penting.” Arven berpikir sebentar. “Contohnya?” Ravika menghela napas. “Kayak… masa depan yang jelas.” “Rencana.” “Tujuan.” Arven tersenyum kecil. “Menurut kamu itu harus selalu diomongin?” Ravika mengangkat bahu.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Cinta Di Balik Tanda Tangan

Cinta Di Balik Tanda Tangan

Ia tidak meletakkannya jauh, seolah tahu ia akan kembali ke halaman itu nanti,tidak perlu tergesa. Malam itu, mereka makan dengan sederhana. tidak membicarakan masa depan dengan kata- kata besar. Namun di sela percakapan kecil tentang akhir pekan, tentang rumah yang ingin dirapikan sedikit demi sedikit,Leonard merasakan sesuatu yang baru: masa depan tidak lagi terasa seperti garis jauh yang harus dikejar. Ia hadir di dalam pilihan-pilihan kecil hari ini.
1.0K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Mengejar Cinta Dosen Killer

Mengejar Cinta Dosen Killer

Dan setiap keputusan selalu membawa kami lebih dekat… pada masa depan yang belum kami tahu bagaimana bentuknya.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

Mungkin bakat menulis itu selalu ada di dalam dirinya, menunggu untuk dibebaskan. "Kau tahu apa yang paling kusukai dari kita sekarang?" tanya Sara, menyenderkan kepalanya di bahu Nathaniel. "Apa?" "Bahwa kita memiliki kemewahan untuk tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya." Ia mengangkat gelasnya dalam toast kecil. "Untuk pertama kalinya dalam hidup kita sebagai orang dewasa, masa depan adalah kanvas kosong yang benar-benar bisa kita lukis sendiri."
4.0K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

“Orang-orang terlalu fokus memperbaiki masa depan, sampai lupa membereskan masa lalu.” Kalimat itu membuat Hagia terdiam. Karena kenyataannya memang benar adanya. Selama ini mereka memang sibuk melangkah maju. Membicarakan Ranu. Membicarakan masa depan. Membicarakan kemungkinan untuk kembali bersama. Namun ada begitu banyak luka lama yang belum pernah benar-benar mereka bicarakan. “Gue takut.” Akhirnya kalimat itu keluar juga.
1015.7K viewsOngoingAdded to Library 485 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
Dokter Tampan Pemikat Wanita

Dokter Tampan Pemikat Wanita

"Apa enggak bisa kasih aku waktu? Kesempatan?" "Aku terus berpikir ulang, Nan. Tentang kita." Kugelengkan kepala, mendorongnya mundur selangkah. "Enggak ada masa depan buat kita, Nan. Aku enggak bisa kasih kamu harapan palsu."
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as talk about our future like we had a clue
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status