Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

Brak! Orang-orang yang tengah mengepung Shunmak—termasuk si lelaki bermata merah—terkejut. Kaki dan tangan sasaran mereka barusan sama sekali tidak terlihat bergerak. Bagaimana cara dia melakukan itu? Tapi, belum selesai pikiran mereka mencerna, tak sampai sedetik berikutnya, ‘sesuatu’ itu meletus. Bum! Gumpalan asap menguar. Asap yang luar biasa tebal. Para penjahat yang berada di dekat bom asap tersebut seketika terbatuk-batuk.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as tamak
Read
+Library
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Big love to you, Evanku! Tamat
1094.0K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as tamak
Read
+Library
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

Sebenarnya apa yang manusia tahu tentang dunia fana ini, selain kekayaan dan kepuasan yang tak terhingga. Manusia menyukai kepuasan dan mencintai kekayaan. Mereka adalah makhluk tamak yang dapat melakukan apa pun untuk dirinya sediri, termasuk jika harus menumbalkan anaknya, mungkin akan ia tumbalkan. Ketamakkan yang menurutnya adalah sebuah keputusan yang tepat bagi manusia, padahal hanya jurang dalam yang dipenuhi batu runcing. Mereka berpikir mereka benar sampai, tetapi pada akhirnya hanyalah penyeselan yang mereka terima. Manusia suka menusuk punggung manusia lainnya tanpa memikirkan hubungan yang mereka miliki.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as tamak
Read
+Library
Mate

Mate

sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as tamak
Read
+Library
Koma

Koma

Toh, di sekolahan mereka akan dipertemukan kembali dan dihukum bersama. Pak Limun, satpam SMA Victoria menggeleng-gelengkan kepala melihat kedatanga Rimba yang selalu terlambat, sedangan cewek itu hanya mampu memamerkan deretan gigi putihnya. Begitu Rimba melewati gerbang ia kembali disambut oleh seorang guru muda dengan make up natural. Tak seperti guru-guru lainya yang ber make up tebal sampai bibirnya seperti tebakar.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as tamak
Read
+Library
KARMA

KARMA

Plak! Tamparan dari Tante Tami mendarat indah di pipiku. "Jaga batasanmu perempuan murahan! Apapun alasannya, kamu harusnya sebagai perempuan menolak! Bukan menerima ataupun lebih menyodorkan. Saya yakin, justru kamu yang menyodorkan-nya! Kamu 'kan mewarisi ilmu penggoda dari Ibumu!"
9.7204.2K viewsCompletedAdded to Library 6.5K Times as tamak
Show Reviews (33)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
CEO Tampan itu Suami Baruku

CEO Tampan itu Suami Baruku

Pria itu tidak mengambil minumannya, dia malah menatap Karen dengan sudut mata yang menyempit dan mengintimidasi. Mendapat tekanan itu Karen mengepalkan satu tangannya di belakang, berusaha menguasai diri agar tetap terlihat santai. "Siapa namamu?" tanyanya kembali tersenyum, namun mata itu menatap lurus dan dalam ke arahnya. "Karen." "Damian Valo, panggil saja Damian!" Damian merupakan pengusaha muda yang terkenal memiliki citra luar yang baik. Keluarga Valo menjadi bagian dari bisnis Shambara Global. Mereka sudah menjalin kerja sama selama dua tahun.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as tamak
Read
+Library
CEO Tampan Pemenangnya

CEO Tampan Pemenangnya

Scarlett berkata seolah dia bisa mengendalikan pria di depannya ini. “Bagaimana jika aku menolak menemanimu?” pria itu berkata sambil menunjukkan senyuman aneh. “Omong kosong, cepat katakan berapa tarif yang kamu inginkan? Seribu dolar? Dua ribu dolar? Atau mungkin tiga ribu dolar?” Scarlett berkata dengan tidak sabar. Pria itu tersenyum sambil menyesap minuman di tangannya, “Baiklah jika kamu bersikeras, aku setuju menemanimu malam ini.”
9.42.8K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as tamak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status