Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.8K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as tamak
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

jawab Huo Mian. “Dia tidak dihitung sebagai pacar, lebih seperti teman dengan manfaat. Wanita-wanita itu semuanya murah dan tercela, berkencan dengan saya untuk uang saya dan bukan untuk saya. Saya jelas tidak bisa setia kepada mereka. Tapi kamu berbeda, aku sudah menyukaimu sejak SMA. Huo Mian, beri aku kesempatan, dan aku akan baik padamu. Saya tidak hanya bermain-main, kita bisa bertunangan sekarang dan menikah dalam waktu satu bulan. Setelah kita menikah, aku akan membelikanmu rumah dan mobil, dan membiarkanmu hidup dengan nyaman. Aku akan merawat ibu dan saudaramu selamanya juga.”
104.1K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as tamak
Read
+Library
Dear, Ruby ...

Dear, Ruby ...

Aku lupa. Hottentotta Tamulus = Kalajengking paling mematikan To be continued,
2.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as tamak
Read
+Library
Primadonaku

Primadonaku

Topi lebar pakai kacamata hitam serta masker, tak lupa berjaket serta bercelana komprang alias besar watna hitam. Sebelum Beni mrmbuka mulut Umar memarahi Basir. "Heh bocah la bingit li bedua enni ngantar kambingnya!" Umar langsung marah."Huaaak bau pesing jorok amat sih, masa kamu nganter kambing sebau ini, ya sudah ayo cepat kalau tidak aku gagal beli kambing ini kembalikan tanda jadi yang sudah kuberikan!!" Umar membentak. Umar pura pura mual mau muntah.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as tamak
Read
+Library
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Aku akan selalu ada untukmu, sampai kapan pun. Aku juga berjanji, kita akan membangun taman bermain terbesar di dunia, tempat semua anak bisa tertawa bahagia. Seperti yang kamu impikan. Dari sahabatmu yang akan selalu mencintaimu, Bima. Raina terkesiap. Surat itu ditulis oleh Bima, untuk Arya. Sebuah janji yang kini terasa begitu menyakitkan, mengingat konflik antara Arjuna dan Bima saat ini. Bima berjanji akan menjaga Arya, dan ia juga berjanji untuk membangun taman bermain itu.
10869 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as tamak
Read
+Library
BATARI

BATARI

Batari membeku. Seolah ada dingin yang masuk lewat tulang rusuk, menekan jantung pelan-pelan. Napasnya hilang sejenak. Dunia seperti meredup di pinggir. “Kamu milik kamu,” bisik Lenka. “Tapi tubuh kamu bisa aku pinjam.” Batari menggeleng keras. “Aku nggak mau.” Lenka tidak marah. Ia hanya tersenyum tipis, dan itu lebih mengerikan. “Kita sudah sepakat andai kamu lupa Batari.”
10430 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as tamak
Read
+Library
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

—Tamat Beneran— Ren : Thank you for all my readers, semoga kalian happy saat membaca tulisanku ini, ya. Dan juga bisa menikmati setiap alur cerita dari perjalanan hidup dan cinta dari pasangan bucin Kara-Diandra. Big sorry, kalau masih ada typo atau part-part yang bisa mentrigger ke hal-hal yang kurang menyenangkan. Ke depannya, semoga aku bisa kembali dengan karya-karya yang lebih fresh, lebih baik, dan lebih menyenangkan lagi. Nantikan, ya! Bye-bye~
104.4K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as tamak
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status