Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Test Pack ART-ku (52) #Testpack_Inem #Testpack -Tamparan Dahsyat Untuk Inem- “Jadi dia masih bisa menghubungi suami Ibu? Bukankah dia sudah dimasukkan ke dalam penjara khusus, yang nggak sembarang orang bisa masuk. Bisa mengirim pesan berarti ada seseorang yang memberinya fasilitas itu.”
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Tampan

Pesona Bos Tampan

Hanya itu satu-satunya cara untuk tetap bisa mempertahankan diri. Reza akan mengulanginya sekali lagi, ketika dengan cepat Hani menggigitnya. Lelaki itu berteriak kesakitan. Kedua tangannya terlepas kemudian memegang bibirnya yang berdarah. Hani dengan sigap mengambil tindakan selanjutnya. Tangannya melayang menampar pipi. Reza merasakan perih pada wajahnya. Si mungil ini ternyata tenaganya kuat juga. Tamparannya cukup keras, hingga pipi Reza memerah.
9.311.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Vampir Tampan

Terjerat Gairah Vampir Tampan

Ia melihat sosok pria tampan dengan pakaian Zaman Eropa kuno yang sedang duduk dan tersenyum menatap ke arahnya. "Aw!" pekik Arneta. Tangannya terkena pecahan kaca saat ia tidak sengaja mundur ke belakang. "Kenapa bisa ada pecahan kaca sebesar ini. Untung saja lukanya tidak dalam." Arneta mengibaskan tangannya yang terluka. Walau hanya luka kecil, rasanya sangat perih dan juga ada banyak darah yang keluar. Karena tingkah bodohnya, Darah Arneta menetes dan meninggalkan jejak di mana-mana. Di dinding, lemari dan juga tanah.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Presdir Tampan

Jerat Obsesi Presdir Tampan

Tamara baru menyadari bahwa Nila memiliki luka yang masih basah. Dengan gerakan cepat Tamara mengambil pisau buah di atas nakas lalu menusukkannya pada luka Nila yang masih basah. “Akh! T-tolong!” Darah segar muncrat ke wajahnya, senyumnya merekah seiring tumpahnya darah. Tamara lalu menarik pisau yang masih tertancap di punggung Nila dengan perlahan. “H-henti kan T-tam!” suara Nila tercekat, nafasnya tidak beraturan, rasa sakitnya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Boom! Boom! Boom! Serangkaian gelombang energi yang mengerikan menyapu jutaan mil seperti tsunami, dan deru yang memekakkan telinga mengguncang seluruh dunia.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

Di depan semua orang, tamparan-tamparannya seperti angin puyuh! “Plak! Plak! Plak!” Suara tamparan berulang-ulang, membahana seperti ledakan petasan. Di balik tamparan itu tersembunyi kekuatan dalam. Meta Bruce dibuat babak belur, wajahnya bengkak, darah mengucur dari mulut dan hidung, rambutnya acak-acakan. "Aaakh! Tolong! Ampun!"
1044.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Sahabat Suamiku

Gairah Liar Sahabat Suamiku

PLAK! Setiap tamparan membuat tubuh Mauryn melonjak, setiap tamparan mendorongnya lebih dalam ke ambang orgasme. Remasan di payudaranya semakin menguat, putingnya dipilin tanpa ampun, mengirimkan gelombang membuat Mauryn terkejut. “Aahhh! Tuan! Ahhhhh.. Sakit….”
9.8121.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tolong kami...” Arga mendekat dengan ragu. “Siapa kalian?” Salah satu anak, seorang bayi yang tampaknya berusia tidak lebih dari satu tahun, menunjuk ke dadanya sendiri. Suaranya lirih, hampir tak terdengar. “Kami adalah tumbal.” Arga terdiam. Tubuhnya gemetar mendengar kata itu. “Mengapa kalian memanggilku?” tanyanya, suaranya bergetar.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai tamparan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status