Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadikanmu Milikku

Menjadikanmu Milikku

25. Pertengkaran *** PLAKK Satu tamparan mendarat sempurna pada pipi Tasya, membuat wajahnya terlempar ke arah samping. Kulit putih itu berubah warna, merah merona bukan karena tersipu, melainkan karena tamparan yang membentuk lima jari. Sosok lemah yang ia punya hanya bisa menangisi apa yang baru saja diterima. Tidak mampu melawan akan sosok kekar dihadapannya yang tengah memandang dirinya penuh amarah.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as tamparan
Read
+Library
Skandal Di Balik Meja Pengacara

Skandal Di Balik Meja Pengacara

PLAK! Suara tamparan itu terdengar nyaring di keheningan taman. Kepala Soraya tersentak ke samping. Rasa panas menjalar di pipinya, diikuti rasa anyir di dalam mulutnya. Ia ditampar sampai bibirnya berdarah. Sudut bibirnya yang bengkak sisa ciuman Damien kini pecah, mengeluarkan darah segar yang menetes ke dagu. "Itu untuk semua kebohonganmu," desis wanita itu.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as tamparan
Read
+Library
Kegelapan dibalik Kedamaian

Kegelapan dibalik Kedamaian

Tamparan! Lauren kaget tiba-tiba ditampar cukup keras. Anak perempuan itu melotot menatap Syifa yang merah karena marah. "Apakah orang tuamu tidak mengajarimu sopan santun?" Tanya Syifa, kembali melayangkan tamparan keras. Lauren terdiam sembari mengelus pipinya yang panas akibat dua tamparan. "Lonte sialan! Jika kakakku tahu kau memukulku, kau akan menyesal! Kakakku akan membunuhmu! Lonte sialan!" Pekik Lauren marah dan menunjuk hidung Syifa.
10726 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as tamparan
Read
+Library
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Plak! Tamparan itu reflek Adela berikan untuk Boram yang terpaku di tempatnya dengan tangan yang kembali mulai bergetar karena merasa pipinya kembali tersengat rasa sakit setelah tadi salah satu preman itu menamparnya di tempat yang sama. Reihan yang datang dari kantin membelikan Boram minum langsung kaget melihatnya dan bergegas mendatanginya.
9.87.9K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as tamparan
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as tamparan
Read
+Library
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Pria bermata tajam itu mengelap keringat diwajahnya lalu, berjalan dengan langkah tegap. Siapkan kepulangan besok, pastikan semuanya berjalan dengan lancar, " Ucapnya tanpa melihat kearah lawan bicaranya. Leo mengangguk, ia membungkuk hormat, kemudian berbalik pergi mengerjakan yang di perintahkan sang majikan. ***** Di rumah utama keluarga Palla, suasana yang hening tiba-tiba terpecah ketika seorang pria tua menampar meja kaca menggunakan tongkatnya, membuatnya hancur berkeping-keping di lantai.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as tamparan
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

To: Bang Radit You send a document Siang Bang, punten itu artikel yang kemaren Bisa di cek dl, entar kalo kurang oke bisa gue edit lg From: Bang Radit Oke, Ka Abis rapat entar langsung gue cek Thanks yaa To: Bang Radit Sippy Pesan singkat itu berakhir dengan Bang Radit yang mengirim sticker jempol yang hanya aku biarkan bercentang biru.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as tamparan
Read
+Library
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

tanya Tamika semakin mendekat pada pria tersebut. “Saya berada di mana?” tanyanya tanpa menjawab pertanyaan Tamika. “Anda sekarang berada di klinik dekat perkebunan apel. Anda berasal dari mana? Siapa nama Anda?” cecar Tamika, tak memberi ruang pria itu untuk bernapas. Pria tersebut terkekeh pelan. “Saya Adrian Sanders.” Mata Adrian terus saja tertutup, membuat Tamika kembali khawatir. “Apa yang Anda keluhkan, Tuan? Kenapa Anda terus saja menutup mata? Apa mata Anda terasa sakit?” cecar Tamika lagi.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as tamparan
Read
+Library
Penawaran Gila Suamiku

Penawaran Gila Suamiku

PLAK Tamparan itu begitu kuat mendarat di pipi kanan Gabriel yang langsung tertepis dan meninggalkan bekas merah yang kentara. Namun tiga detik setelah tamparan itu Abby merasa tubuhnya bergetar yang kemudian dia coba tenangkan getaran itu, meremat kuat bibirnya agar terkatup. Sedang tatap tajamnya menyorot pada Gabriel yang mulai berdecak. "Ck," Lelaki merasakan denyutan di pipinya yang memerah, dan... "Aksss," ringisan keluar dari mulutnya kala tangannya menyentuh pinggir kanan bibirnya-terasa basah dan nyeri.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as tamparan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status