Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Tuan Kaivan

Obsesi Tuan Kaivan

tanya Kaivan pelan, suaranya terdengar lebih datar daripada yang ia rasakan. "Manajernya. Raka Mahendra. Sudah menikah dan punya dua anak." Kaivan langsung menatap Adrian. "Ini bisa saja salah paham." Adrian tidak membantah. Ia hanya mendorong satu map lagi ke arah Kaivan. "Kalau menurutmu foto itu salah paham, baca laporan berikutnya."
153 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Sementara

Terjebak Pernikahan Sementara

“Memangnya aku ke sini untuk bertemu siapa lagi, kalau bukan buat bertemu kamu?” “Tapi kenapa? Aku rasa di antara kita udah nggak ada urusan apa-apa lagi.” “Aku kangen,” ucap Tiana, dengan nada bicara khasnya yang manja. Nada bicara yang sempat Anjar anggap lucu dan menggemaskan, tapi sekarang sudah tidak lagi. Anjar mengernyit. “Tiba-tiba?”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

“Rina… dia sering muncul ya sekarang. Lo senang ketemu dia lagi?” Andre mengangguk. “Senang. Nostalgia aja. Tapi… gue lebih senang pulang ke Tante.” Mila tersenyum tipis, tapi mataannya menatap Andre tajam. “Dia godain lo nggak?” Andre tertawa kecil. “Godain? Biasa aja. Cuma peluk dan cium pipi seperti temen lama.” Mila menyipitkan mata. “Peluk lama? Cium pipi? Itu godaan, Ndre. Cewek nggak sembarangan begitu kalau nggak ada maksud.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Gagal Move On!

Gagal Move On!

“Suka, Tante.” Di tengah keramaian Kiera dengan Karina, Raka, Kaila dan ketiga temannya datang. “Hai, Tante Kei,” sapa Kaila. “Oh, hai Kaila, makan dulu sini,” jawab Kiera seadanya. Kaila tersenyum canggung. “Kita udah boleh makan, Mi?” tanya Tian. “Iya, sana makan dulu, nanti kita sesi foto.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

ucap Kian. Rumi saling pandang pilu dengan Vania. Sebab anak laki-laki berusia tujuh tahun itu hanya tahu, jika ayahnya gugur dalam bertugas dan menjadai pahlawan ibu kota. “Turun, turun. Om Rumi habis ini mau dansa sama Tante Gerta. Kian nanti dansanya sama Mama, ya.” Vania mengambil Kian dalam gendongan Rumi. “Ayok Om! Kita dansa sekarang!” seru Kian begitu girang.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

Yusa yang ada di kursi pengemudi hanya bisa menyembunyikan wajahnya di stir mobil. Rangga dengan kedua tangan masih menutupi telinganya berbicara. "MAAF YA ARBEEEL, OM DAN TANTE GAK BISA ANTAR KE STASIUN KARENA SIBUUK." Sayangnya, karena kedua telinganya di tutup, Rangga jadi ikut ikutan berteriak tepat di wajah Arbel. Sedangkan Arbel hanya mengangguk dengan wajah penuh senyum pengertian. Barbela Manda sudah tidak mampu berkata apa apa.
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Reborn : Billionaire's Pet

Reborn : Billionaire's Pet

tanya Tian dengan nada tidak senang. Kai tersenyum lebar kepada Shashi seraya mengamati penampilan Shashi lalu berkata, "Aku bisa berpakaian lebih rapi agar semakin meyakinkan kalau kami sedang berkencan." "Berkencan? Apanya yang berkencan? Kalian bukannya sudah menjadi saudara angkat?" kata Tian dengan nada tidak senang. "Apa ada larangan saudara angkat tidak boleh berkencan?" tanya Kai dengan nada mengejek.
1037.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

tanya Abian. Nata mengusap tengkuknya sedikit ragu untuk menanyakan sesuatu hal. Melihat bagaimana Abian menunggu ia lantas ia menghembuskan nafas pelan. "Mbak Kanza beneran gak bisa bergadang ya, Pak? Kenapa gak masuk, saya kemarin ngerasa bersalah udah bercandain," "Kanza kecelakaan tadi," "HAH? Serius?"
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Tunanganku Menikah dengan Adikku

Tunanganku Menikah dengan Adikku

"Apa yang kulakukan padanya?" Junanto terdiam sejenak, memandang mataku yang memerah karena menahan tangis. "Sudahlah, Kak Jun. Meski hampir mati jatuh dari tangga tadi ... " "Aku nggak menyalahkan kakak, aku juga nggak perlu dia meminta maaf padaku." "Kalian akan menikah ke depannya, aku nggak mau jadi alasan kalian bertengkar."
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai tan kian meng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status