The Blue Blood
Tania menghirup udara banyak-banyak, sungguh dadanya sangat sesak sekali.
“Biar nanti aku yang ketemu papa, biar aku yang bilang semua sama papa. Aku siap dengan segala resikonya, Tan.”
“Untuk itu, tunda lah dulu, Ken. Fokus pada kondisimu, setelah semuanya beres, baru kita bicarakan perihal ini kedepan mau bagaimana. Tentang gugatan, sidang dan lain-lain.”
Hot Chapters