HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM
Lampu sudah menyala, Sorot matanya yang tadi memohon pun redup, seperti api yang kehabisan udara.
Lama kelamaan, pandangannya benar-benar kehilangan cahaya. Hanya ada kehampaan—tatapan kosong yang tak lagi menuntut, tak lagi berharap.
Tubuhnya masih gemetar, napasnya masih berat..tapi matanya, sudah mati.
Rasa nyeri di perutnya kembali datang.
Kali ini disertai pusing hebat. Pandangannya menghitam, kakinya gemetar.