Isela: Putri yang Terbuang
Pandangan Marizawa menyapu, memperhatian gadis kecil saat membungkuk, tulang punggungnya terlihat dibalik kain yang digunakan menandakan bahwa dia kehilangan banyak berat badan, begitupun dengan tanganya yang terbungkus.
“Siapa namamu, Nak?” tanya Marizawa mendekat, meneliti wajah mungilnya yang berhias kacamata berbingkai emas.
Isela kembali membungkuk memberi hormat dihadapan Marizawa, dengan wajah sedikit terangkat Isela memberanikan diri menatap lawan bicaranya. “Nama saya Isela, Nyonya,” jawabannya pelan dilanda gugup.