Manga dan novel punya cara berbeda dalam menggunakan tanda baca, dan ini bikin pengalaman bacanya jadi unik. Di manga, tanda baca sering dipakai untuk menekankan ekspresi karakter atau suasana, kayak tanda seru (!) yang bertebaran saat adegan action atau tanda tanya (?) buat bingung. Kadang ada juga efek suara yang ditulis pakai huruf besar buat bikin adegan lebih hidup, kayak 'BAM!' atau 'WHAM!'.
Sementara itu, novel lebih mengandalkan tanda baca untuk menjaga ritme cerita dan alur narasi. Tanda koma (,) dan titik (.) dipakai lebih hati-hati karena novel bergantung sepenuhnya pada teks. Tanda petik (“”) juga sering dipakai buat dialog, beda sama manga yang udah punya balon dialog jadi nggak perlu tanda petik. Uniknya, di novel, tanda baca bisa bikin pembaca berimajinasi lebih dalam, sedangkan di manga, tanda baca lebih visual dan langsung terasa.