TEMAN WANITA AYAHKU
"Sebenarnya kamu kangen nggak, sih, sama aku?"
Aku melirik ke arah lain, mengangguk pelan. Tiara mungkin merasa menang, padahal isi kepalaku sekarang hanya dipenuhi bayangan Nanda. Nannan. Nama itu kusematkan sebagai gabungan dari namaku dan namanya. Konyol, tapi itulah bukti agar aku terlihat jatuh sedalam samudra.
"Jawab, aku nggak mau bahasa isyarat," rengeknya.