Lima Samurai Batavia
Silvaranipedang pendekarpendekar pedangsamurai pedangcerita pendekar silat tanah jawa
“Mengapa anda diam Tuan Fadjar? Apakah lupa dengan apa yang disampaikan oleh mereka berlima kepada anda di malam itu?”
“Li…ma orang?” entah mengapa, Fadjar mulai merasa keringatan. Seolah, keringat-keringatnya itu tak ingin ikut-ikutan menahan banyak tanda tanya dalam diri Fadjar. Dia pun menyeka wajah dengan tissue.
Sambil menyeringai, Jang Hyuk pun menjawab, “Iya, lima,” angguknya, “yaitu, lima samurai Batavia,”
人気のチャプター