BUKAN MEMPELAI IMPIAN
"Keya! Aku mau kasih kabar, sebulan lagi aku mau wisuda. Kamu harus datang, ya. Bawa Sheryn juga. Aku pengin banget kita kumpul."
Keya hanya diam.
"Key,.."
"Iya, Kak."
" Oh iya, kapan hari aku bisa hubungi Narendra, walau cuma kirim WA dan dia baru jawab setelah seminggu. Itu pun jawabannya cuma singkat. Dia janji kalau dapat izin, dia datang juga. Itu kan hari Minggu." Najla tertawa pelan. "Key, aku seneng banget. Aku sudah tak sabar bertemu dia lagi. Kamu belum tahu itu apa,.. bagaimana dia. Dia itu kalau senyum manis banget. Wajahnya tandas, rahangnya kuat. Dan tubuhnya,..wuih,..aku,.."
Sikat na Kabanata